Category: News


Yogyakarta–Sunyi sepi. Kampung mati. Itu situasi di tiga dusun di lereng Merapi, Kinahrejo, Pelemsari, dan Ngrangkah, Sleman, Yogyakarta, pada Rabu (27/10/2010) pada pukul 10.45 WIB. Sapi-sapi pun terpanggang.

Tiga dusun itu tersapu awan panas Merapi, Selasa, 26 Oktober sore. Rumah-rumah penduduk di tiga dusun itu rusak berat. Bangunan yang terbuat dari kayu, ludes terbakar. Jadi arang.

Pemandangan begitu mengenaskan. Ternak-ternak, di antaranya sapi-sapi mati terpanggang. Sebagian sapi sapi itu dalam keadaan sekarat. Sekujur tubuh sapi sapi itu sudah melepuh.

Semua penduduknya masih berada di pengungsian. Hanya tampak sejumlah anggota tim SAR yang melakukan pencarian korban letusan Gunung Merapi di reruntuhan rumah.

Salah satu rumah yang dicek oleh tim SAR adalah rumah milik Pringgo. Lokasi rumah Pringgo di bagian utara Dusun Ngrangkah. Namun tim SAR tidak menemukan Pringgo dan keluarganya.

Menurut saksi mata, Pringgo dan anaknya, saat Merapi meletus sedang mencari rumput di atas gunung. Namun informasi itu masih belum bisa dipastikan. Tim SAR masih terus mencari. Pringgo atau pun warga lainnya

 

Sleman – Sangat panasnya material Merapi terlihat di hutan Pethit Opak yang berada di lereng Merapi, sekitar 3 KM dari puncak. Hutan yang biasa digunakan Mbah Maridjan melakukan ritual labuhan itu benar-benar hangus. Lereng yang sebelumnya menghijau itu kini menjadi sangat gersang, tak ada pohon yang hidup.

Pethit Opak yang merupakan hulu sungai Opak ini dinilai sebagai kawasan yang paling mengerikan. Kondisi Pethit Opak ini terlihat jelas dari Dusun Kinahrejo. Tempat yang berjarak sekitar 2 KM dari dusun Kinahrejo, Kecamatan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman itu seperti padang tandus.

 

semua pohon di hutan ini terbakar. Namun, hutan ini memang tidak dihuni oleh warga. Hutan ini sering dianggap sebagai pintu gerbang roh halus Gunung Merapi. Karena itulah, Mbah Maridjan selalu menggelar ritual labuhan di tempat ini.

desa yang mengalami kerusakan paling berat akibat awan panas Merapi adalah Desa Umbulharjo dan Desa Kepuharjo, yang sama-sama berada di Kecamatan Cangkringan. Desa Umbulharjo, antara lain terdiri dari dusun Kinahrejo, Ngrangkah, dan Palemsari. Sedangkan di Desa Kepuharjo, dusun Kaliadem yang mengalami kerusakan parah.

Dusun-dusun yang dihujani material Merapi itu tampak porak-poranda. Bisa dipastikan semua bangunan rumah warga mengalami kerusakan. Perlu renovasi terhadap rumah-rumah warga agar bisa digunakan kembali.

Tim SAR telah melakukan penyisiran di dua desa ini untuk mengecek kembali adanya korban tewas akibat letusan Merapi. Sejumlah warga juga disertakan oleh Tim SAR dalam rangka penyisiran itu. Tim SAR memasuki rumah-rumah warga untuk memastikan ada tidaknya korban.

Rumah-rumah warga di Dusun Kinahrejo, misalnya, dipenuhi dengan debu. Semua sudut rumah tidak lepas dari tumpukan debu. Rumah-rumah di sekitar rumah Mbah Maridjan, tumpukan debu terlihat sangat tebal. Tidak hanya debu, tapi juga tumpukan pasir halus.

Akibat awan panas Merapi ini, 28 orang tewas, termasuk Mbah Maridjan, yang selama ini disebut sebagai kuncen spritiual Merapi. Mbah Maridjan ditemukan tewas dalam posisi sujud di dalam rumahnya yang porak-poranda.

Jakarta – Gempa yang berpusat di 125 km Barat Daya Sukabumi, Jawa Barat dirasakan getarannya di beberapa tempat. Gempa berkedalaman 10 km itu dirasakan di Jakarta, Bogor, Depok, Bandung hingga Tasikmalaya.

Beberapa pembaca detikcom mengeluhkan gempa yang dirasakan melalui fasilitas info anda, Kamis (12/8/2010).

“Ada gempa ya? Lagi jaga malem ni di RSPP, lagi pada diem ngerasa bergetar. Takut pasien pada bangun trus pada panik,” ujar Ima.

Kemudian Ary yang bermukim di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan juga merasakan adanya getaran. “Terjadi Gempa di Sukabumi 5,8 SR sekitar jam 02.10 tadi, sempet merasakan juga di Jakarta sekitar 5 detikan,” ujar Ary.

Elen yang bermukim di Depok juga merasakan adanya getaran. Gempa juga dirasakan di Bandung.

“Gempaaaaaaaa ada yang terasa nggak. Sekitar 5 menit lalu posisi saya di Antapani terasa banget,” kata Febry.

Sementara Yaze yang berads di Cisarua, Bogor juga merasakan adanya gempa. Gempa juga dirasakan sangat kencang di Cianjur.

“Pukul 02.11 WIB, di Cianjur terjadi gempa. Tapi entah dari mana pusat gempanya. Gempa terasa sangat kencang, durasi lebih kurang 15 detik,” kata Budy.

Sedangkan Achmad yang tinggal di dekat pusat gempa di Sukabumi mengatakan gempa ini sampai membangunkan tidurnya.

“Di Cimangkok Sukabumi dibangunkan sahur oleh getaran gempa yang lumayan besar selama lebih kurang 5 detik pada pukul 02.10 WIB,” tulis Achmad.

Sebelumnya diberitakan Sukabumi, Jawa Barat digoyang gempa 5,8 skala richter (SR). Gempa terjadi pada kedalaman 10 km.

Gempa terjadi pada pukul 02.10 WIB. Tepatnya di 8’05 Lintang Selatan dab 106’91 Bujur Timur. Lokasi gempa 125 km Barat Daya, Sukabumi, Jabar.

Jakarta – Gempa 5,8 skala richter (SR) yang berpusat di 125 km barat daya Sukabumi, Jawa Barat, terasa kuat di beberapa titik. Hingga kini tak ada laporan mengenai bangunan rusak dan korban luka.

“Gempa memang terasa kuat pukul 02.05 WIB. Korban atau kerusakan material belum ada laporan,” ujar petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Sukabumi Bripda Bayu ketika dihubungi detikcom, Kamis (12/8/2010) pukul 07.00 WIB.

Polres Sukabumi terletak di Jalan Pelabuhan Ratu, dekat dengan pusat gempa yang berkedalaman cukup dangkal, 10 km.

Hal yang sama dikatakan petugas SPK Polres Tasikmalaya Bripda Andi. “Sampai saat ini masih belum ada laporan mengenai kerusakan. Kemarin malam gempa seperti digoyang sebentar,” ujar Bripda Andi pada detikcom.

Gempa dirasakan di berbagai wilayah menjelang sahur.Dalam fasilitas Info Anda, pembaca detikcom yang bermukim di Jakarta, Bogor, Bandung, Tasikmalaya hingga Sukabumi mengatakan merasakan getaran.

Rico, mengatakan getaran gempa dirasakan cukup kuat menggoyang gedung pencakar langit yang dihuninya.

“Waw, gempa Sukabumi sampai buat panik. Saya berada di lantai 40 Apartemen Taman Anggrek. Gedung berasa bergerak, sereemm,” ujarnya.

Jakarta – Ketua Majelis Ansharu Tauhid Abu Bakar Ba’asyir ditangkap Densus 88 Mabes Polri di Jawa Barat, Senin (9/8/2010) kemarin. Meski belum terbukti sebagai teroris, penangkapan terhadap Ba’asyir ini diharapkan mampu melemahkan pergerakan para teroris di Indonesia.

“Diharapkan melemah, karena salah satu tokoh penting tertangkap,” kata Kepala Desk Antiteror Kemenkopolhukam Ansyaad Mbay kepada detikcom, Senin (10/8/2010) malam.

Namun demikian, karena masih banyak tersangka teroris yang masih belum tertangkap, ke depan diperkirakan Indonesia masih belum aman dengan ancaman terorisme.

“Kemungkinan fifty-fifty, karena masih banyak yang belum tertangkap, seperti jaringan di Aceh, tokoh-tokoh penting masih belum tertangkap, juga tokoh lama seperti Umar patek dan Zulkarnain juga belum tertangkap,” papar Ansyaad.

Ansyaad berharap, polisi terus gencar melakukan antisipasi terhadap kemungkinan adanya serangan teroris dengan mengejar, melacak, dan menggagalkan rencana-rencana aksi para teroris. Di samping itu dukungan dari TNI dan juga masyarakat perlu diberikan.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Mabes Polri tadi malam, Abu Bakar Ba’asyir menolak 41 pertanyaan penyidik. Mantan Emir Majelis Mujahidin Indonesia ini menuding ada kepentingan Amerika di balik penangkapan atas dirinya tersebut.

Sementara, Mabes Polri menyebut Abu Bakar Ba’asyir sebagai penyandang dana teroris di Aceh serta menjadi inisiator pelatihan-pelatihan militer para teroris di Aceh.

Jakarta – Kantor Mabes Polri yang terletak di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, akan didatangi para demonstran. Kantor Kompolnas yang terletak persis di sebelah Mabes Polri pun juga tak luput dari aksi unjuk rasa oleh massa yang sama.

Informasi yang dihimpun detikcom dari situs TMC Polda Metro Jaya, Selasa (10/8/2010), massa sebelumnya terlebih dahulu demo di Kantor Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, sekitar pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan demo ke Mabes Polri dan Kompolnas.

Demo ini baru berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.

Demo kedua yang terjadi di Ibukota hari ini berlangsung di Kantor Pusat PT Jaya Readymix yang terletak di Jl Buncit Raya Jakarta Selatan. Demo yang akan berlangsung pukul 09.30 WIB ini berakhir hingga pukul 14.00 WIB.

Bagi Anda yang kebetulan melewati kawasan tersebut, harap berhati-hati agar tidak terjebak kemacetan akibat demo. Terutama di kawasan Buncit Raya yang memang langganan macet meski tanpa ada demo sekali pun.

Jakarta – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq berjanji, pengikutnya tidak akan melakukan kekerasan selama bulan Ramadan. Rizieq mengklaim, FPI bukanlah organisasi yang penuh kekerasan.

“Kita adalah organisasi yang menghargai kebhinnekaan, dan perbedaan kita tidak akan melakukan selama bulan puasa ini karena kita bukan organisasi yang penuh kekerasan,” kata Rizieq.

Hal itu disampaikan Rizieq usai berdiskusi dengan Fahira Idris di Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (9/8/2010).

Rizieq juga berjanji tidak akan menggelar sweeping selama bulan puasa. FPI hanya akan membantu jika diminta oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Kita akan ikut bantu kalau kita diminta ikut,” katanya di depan forum diskusi.

Fahira mengaku puas dengan penjelasan Rizieq. “Saya cukup puas dengan penjelasan itu,” katanya.

Jakarta – Lokasi pengoplosan tabung gas 3 kg ke 12 kg hampir tidak ada bedanya dengan agen-agen elpiji resmi yang tersebar di tengah masyarakat. Hal ini yang membuat polisi agak kesulitan untuk mengenali berlangsungnya kegiatan kejahatan demikian.

“Itu (para pengoplos) kan agen biasa. Kita tidak tahu (bahwa itu pengoplos)sebelum ada penjelasan atau ada hasil analisis dari puslabfor,” kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Ito Sumardi usai rapat di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (9/8/2010).

Ito menjelaskan, polisi temukannya tempat pengoplosan gas bermula dari adanya kasus ledakan tabung gas di tempat tertentu. Berdasar hasil olah TKP yang dilakukan, biasanya dapat diketahui dari mana tabung bermasalah itu berasal.

Menurut Ito, hasil penyelidikan polisi mengatakan, salah satu faktor penyebab ledakan tabung gas adalah pengoplosan dari tabung gas 3 Kg ke 12 Kg. Para pelaku bisanya melubangi katup (valve) tabung gas itu dengan alat seadanya sehingga rusak.

“Si pelaku tidak memperdulikan dua tabung ini mengandung resiko sangat besar
tejadinya ledakan karena pasti bocor dua-duanya. Masyarakat tidak tahu karena gas ini disalurkan ke pengecer. Oleh karena itu Polri akan terus berupaya mengungkap kasus ini dan akan tindak tegas setiap pelaku pengoplosan,” cetusnya.

Lebih lanjut Ito mengungkapkan, pengoplosan tabung gas marak terjadi karena
pengoplos mendapatkan keuntungan yang sangat besar. Ditambah disparitas harga tabung gas 3 kg dan 12 Kg yang cukup besar, pelaku bahkan bisa mengeruk untung sampai miliaran rupiah.

Contohnya pengoplos yang digerebek di Bekasi, Jawa Barat (Jabar) beberapa waktu lalu. Dalam sebulan, mereka bisa mengantongi duit hingga Rp 2,7 miliar dari hasil kejahatan itu.

“Jadi dari gas yang 3 Kg itu dengan harga ekonomi, dimasukan ke gas 12 kilo yang hanya disi 9 Kg. Berarti, sudah untung dari volume, ditambah lagi disparitas harga, sehingga total sebulan Rp 2,7 M,” tutupnya.

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.