Category: sejarah


Sejarah swiss

“Konfederasi Swiss” beralih ke halaman ini. Untuk Konfederasi Swiss Lama, lihat Konfederasi Swiss Lama.
Schweizerische Eidgenossenschaft
Confédération suisse
Confederazione Svizzera
Confederziun svizra
Confoederatio Helvetica
Bendera Swiss Lambang Swiss
(Bendera Swiss) (Lambang Swiss)
Motto: Unus pro omnibus, omnes pro uno
(Bahasa Indonesia: Satu untuk semua, semua untuk satu)
Lokasi Swiss
Bahasa resmi Bahasa JermanPerancisItalia,Romansch
Ibukota Bern
Kota terbesar Zürich
Dewan Federal Moritz Leuenberger (Wakil Presiden 2010)
Pascal Couchepin
Micheline Calmy-Rey
Hans-Rudolf Merz
Doris Leuthard (Presiden 2010)
Eveline Widmer-Schlumpf
Ueli Maurer
Didier Burkhalter
Kanselir Federal Corina Casanova
Wilayah
- Total
- % air
Urutan ke-132
41.285 km²
4,2 %
Penduduk
- Total (2006)
Kepadatan
Urutan ke-92
7.479.700
179/km²
PDB (2003)
- Total
- Total
- PDB/kapita
- PDB/kapita
US$233 miliar (35) (PPP)
$309 miliar (17) (nominal)
$30.186 (8) (PPP)
$42.138 (3) (nominal)
Kemerdekaan
- Deklarasi
- Diakui
Negara federal
Piagam Federal
1 Agustus 1291
24 Oktober 1648
1848
Mata uang Franc Swiss (CHF)
Zona waktu
- dalam musim panas
CET (UTC+1)
CEST (UTC+2)
Lagu kebangsaan Mazmur Swiss
TLD .ch
Kode telepon +41

Konfederasi Swiss (SchweizSuisseSvizzeraSvizra) atau dalam bahasa Latin Confoederatio Helvetica, adalah sebuah negara federal berisi 26 canton di Eropa Tengah yang berbatasan dengan JermanPerancisItaliaLiechtenstein dan Austria. Swiss adalah negara yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari Pegunungan Alpen. Swiss dikenal sebagai negara netral namun tetap memiliki kerjasama internasional yang kuat.

Swiss terbagi atas 26 kanton, enam daripadanya kadang-kadang dianggap sebagai “separuh kanton” karena berawal dari pemisahan tiga kanton dan dampaknya hanya ada satu wakil dalam Dewan Negara. Ibukota negara ini adalah Bern. Kota-kota penting lainnya adalah Zurich, kota terbesar di Swiss (yang dinobatkan sebagai kota yang memiliki kualitas hidup terbaik di dunia pada tahun 2006[1] dan 2007[2].), dan Jenewa, yang menjadi lokasi berbagai badan internasional seperti PBBWHOILO, dan UNHCR.

Swiss berbatasan dengan JermanPerancisItaliaAustria dan kerajaan kecil Liechtenstein. Masyarakat Swiss menuturkan banyak bahasa dan terdapat empat bahasa resmi, iaitu bahasa JermanPerancisItalia dan bahasa Romansh yang kurang populer.

Swiss kaya dengan sejarah sebagai sebuah negara yang netral tanpa memandang masa perang atau damai (dan tidak pernah terlibat dalam perang terhadap pemerintahan asing sejak tahun 1815). Oleh karena itu, Swiss dijadikan tuan rumah pelbagai organisasi internasional sepertiPBB yang, meskipun markas besarnya ada di New York City, namun banyak mendirikan kantor di Swiss.

Nama Swiss dalam bahasa Latin, Confoederatio Helvetica yang berarti Konfederasi Helvetika, dipilih untuk menghindari pemilihan salah satu dari keempat bahasa resmi Swiss (bahasa JermanPerancisItalia, dan Romansh). TLD negaranya, .ch, juga diambil dari nama ini. Dari ke-26 kantonnya, 17 berbahasa Swiss-Jerman, 4 Swiss-Romande/Prancis, 1 Italia, 3 bilingual Jerman-Prancis dan 1 trilingual.

Sebutan-sebutan yang sering dipakai untuk menyebut pada Swiss dalam bahasa Perancis (Confédération suisse), bahasa Italia (Confederazione Svizzera) dan bahasa Romansh (Confederaziun svizra) diterjemahkan sebagai “Konfederasi Swiss”). Schweizerische Eidgenossenschaftmerupakan istilah bahasa Jermannya yang terdapat pada dokumen resmi. Nama Latinnya “Confœderatio Helvetica” (Konfederasi Helvwtia) dan TLD negaranya “ch” untuk internet dan plat mobil berkaitan dengan Helvetiisuku Keltik kuno yang pernah menduduki pegunungan Alpen. Swiss menandai 1 Agustus 1291 sebagai hari kemerdekaannya; mengikut sejarah negara ini yang awalnya merupakan suatu negara gabungan, kemudian menjadi persekutuan sejak tahun 1848. 1 Agustus dijadikan cuti umum yang mana bank dan kantor pos serta juga kantor administrasi umum ditutup.

Sistem pemerintahannya sangat bagus, benar-benar mencerminkan dan menyerap keanekaragaman penduduknya. Sebagai negara federal, demokrasinya bersifat “langsung”, tapi diwakili oleh Majelis Federal. Parlemen ini memilih tujuh orang untuk menjadi “pemerintah”. Ketujuhnya berstatus menteri, mengepalai departemen, dan salah satunya menjadi presiden selama satu tahun secara bergiliran. Presiden digilir setiap tahun!

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting]Geografi

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Geografi Swiss

[sunting]Sejarah

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah Swiss

[sunting]Sejarah awal

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah awal Swiss
lihat: Sejarah Pegunungan AlpenAlemanniaBurgundia Hulu

Suku pertama yang diketahui di daerah ini adalah anggota budaya Hallstatt dan La TèneBudaya La Tene tumbuh dan berkembang selama Abad Besi akhir dari sekitar tahun 450 SM, kemungkinan dengan beberapa pengaruh dari peradaban Yunani dan Etruska. Salah satu kelompok suku terpenting di kawasan Swiss adalah Helvetii. Pada tahun 15 SMTiberius I, yang akan dicalonkan sebagai Kaisar Romawi yang ke-2, dan saudaranya Drusus, menaklukkan Pegunungan Alpen, menggabungkan mereka ke Kekaisaran Romawi. Daerah yang dihuni oleh suku Helvetii – yang kemudian menurunkan nama Confoederatio Helvetica – awalnya menjadi bagian Provinsi Gallia Belgica Romawi dan kemudian ke Germania Superior, sementara bagian timur Swiss modern digabungkan ke Provinsi Raetia.

Di Abad Pertengahan Awal, dari abad ke-4, perpanjangan arah barat Swiss modern menjadi wilayah Raja Burgundia. Suku Alemani menempatidataran tinggi Swiss pada abad ke-5 dan lembah Alpen pada abad ke-8, membentuk Alemania. Swiss modern kemudian terbagi antara Kerajaan Alemannia dan Burgundia. Keseluruhan kawasan itu menjadi bagian Kekaisaran Frankia di abad ke-6, menyusul kemenangan Chlodwig I atas Alemanni di Tolbiac pada tahun 504, dan kemudian bangsa Frankia mendominasi Burgundia.

Dari tahun 561, Raja Guntram dari Merovingia, cucu Chlodwig I, mewarisi Kerajaan Burgundia Frankia, yang membentang dari barat hampir sejauh Sungai Rhein. Di timurnya, suku Alamanni diperintah di bawah kadipaten nominal di Frankia, karena bangsa Frankia mengisi kekosongan akibat menurunnya pencapaian Bizantium Romawi ke barat. Dari masa ini, bangsa Frankia sedang mulai membentuk watak tritunggal yang akan mencirikan sisa sejarahnya. Daerah ini secara lebih lanjut terbagi atas Neustria di barat (yang hanya disebut sebagai Frankia pada masa itu; nama Neustria tidak muncul dalam tulisan hingga 80 tahun kemudian), Austrasia di timur laut dan Burgundia.

Sepanjang sisa abad ke-6 dan awal abad ke-7, kawasan Swiss berada di bawah hegemoni Frankia, dengan bangsa Frankia yang banyak diselimuti dengan perselisihan tentang masalah suksesi di antara sub-kerajaan Frankia (yang para rajanya masih bertalian darah). Pada tahun 632, menyusul kematian Chlothar II, seluruh wilayah Frankia dipersatukan dalam masa yang singkat di bawahDagobert I, yang disebutkan sebagai raja terakhir Merovingia yang bisa melaksanakan tugas kerajaan. Di bawah Dagobert I, Austrasia beragitasi untuk pemerintahan sendiri sebagai alat menghadapi pengaruh Neustria, yang mendominasi mahkamah kerajaan. Dagobert dipaksa oleh aristokrat Austrasia yang kuat untuk mengangkat anaknya yang masih bayi, Sigibert III, sebagai raja bawahan Austrasia pada tahun 633. Kelemahan pemerintahan baru itu menjadi nyata, dan memimpin mereka yang ditundukkan oleh bangsa Frankia yang mempertimbangkan untung-rugi pemberontakan. Setelah Sigibert III menderita kekalahan militer di tangan Radulf, Raja Thüringen pada tahun 640, suku Alemani juga memberontak terhadap kekuasaan Frankia. Masa kemerdekaan Allemani berikutnya berlangsung kurang-lebih hingga pertengahan abad ke-8.

Wali Istana telah diangkat oleh Raja Frankia sebagai pejabat pengadilan sejak awal abad ke-7 untuk bertindak sebagai penengah antara raja dan rakyat. Namun, menyusul kematian Dagobert I pada tahun 639, dengan pewaris mahkota yang masih balita di Neustria (Chlodwig II—berusia 2 tahun) dan Austrasia (Sigibert III—berusia sekitar 4 tahun), para pejabat tersebut mendapatkan kekuasaan yang lebih besar, akhirnya mengakhiri kekuasaan penguasa Merovingia, dan mengambil alih tahta Frankia sendiri. Langkah pertama diambil oleh Wali Istana Austrasia, Grimoald I, yang meyakinkan Sigibert III yang tak beranak untuk mengadopsi puteranya sendiri Childebert si Anak Pungut sebagai pewaris tahta.

Di saat yang sama di istana Neustria, Wali Istana Erchinoald, dan penggantinya, Ebroin, juga bertambah kekuasaannya di belakang Chlodwig II, dan penggantinya Chlothar III. Ebroin mempersatukan kembali Kerajaan Frankia dengan mengalahkan dan mendepak Childebert (dan Grimoald) dari Austrasia pada tahun 661.

Putera bungsu Chlothar III, Childerich II ditabalkan sebagai Raja Austrasia, dan bersama-sama mereka memerintah negeri. Ketika Chlothar III meninggal pada tahun 673, Childerich II menjadi raja seluruh negeri, berkuasa dari Austrasia, hingga saat ia dibunuh 2 tahun kemudian oleh anggota elit Neustria. Setelah kematiannya, Theuderich III, puteranda Chlodwig II, naik tahta, berkuasa dari Neustria. Ia dan wali istananya Berchar, menyatakan perang atas Austrasia, yang dikuasai oleh Dagobert II, puteranda Sigibert III, dan Pippin dari Heristal (Pippin II), Wali Austrasia. Theuderich and Berchar dikalahkan oleh Pippin dalam Pertempuran Tertry (687), yang setelah itu Pippin diangkat sebagai satu-satunya Wali segenap bangsa Frankia, menyatakan diri sebagai Adipati dan Pangeran segenap bangsa Frankia. Pippin adalah hasil perkawinan 2 wangsa yang kuat; Wangsa Pippin dan Arnulf. Kemenangannya di Tertry menandai akhir kekuasaan Merovingia.

Pippin kembali merasakan kemenangan militer dalam kampanye membawa kembali bangsa Frisia di pesisir utara Eropa kembali ke kontrol bangsa Frankia. Antara tahun 709-712, ia berperang dalam kampanye serupa terhadap Alemanni, termasuk yang di perbatasan Swiss sekarang, dan berhasil mendudukkan lagi penguasa Frankia, yang pertama sejak pemberontakan Alemanni pada tahun 640. Namun, kendali bangsa Frankia atasnya dan daerah sekitar lainnya hilang ketika perang perebutan tahta di antara bangsa Frankia meletus menyusul kematian Pippin di tahun 714.

Perang tersebut merupakan kelanjutan dari persaingan Neustria-Austrasia yang tak berakhir. Putera Pippin yang lahir di luar nikah, Karl Martell (anak dari kekasih Pippin Chalpaida), telah dinyatakan sebagai Walikota Austrasia oleh bangsawan Austrasia bertentangan dengan janda Pippin, Plektrudis, yang lebih memilih cucundanya Theudoald yang berusia 8 tahun, untuk diangkat. Neustria menyerang Austrasia di bawah Chilperich II yang telah diangkat oleh rakyat Neustria tanpa persetujuan bangsa Frankia lainnya. Titik balik perang terjadi di Pertempuran Ambleve, ketika Karl Martell mengalahkan pasukan bangunan Neustria dan Frisia di bawah Chilperich II dan Walikota Raganfrid dengan menggunakan siasat yang jitu dan tak biasa. Karl menghantam ketika pasukan Neustria sedang berbaris pulang setelah kemenangan di Köln atas Plektrudis dan anaknya Theudoald.

Dari tahun 717, Karl telah menegaskan keunggulannya, dengan kemenangan atas Neustia dalam Pertempuran Vincy, kemudian mengawali kekuasaan Karolingia atas Kekaisaran Frankia.

Setelah tahun 718, Karl, yang merupakan komandan yang ulung, memulai serangkaian perang untuk memperkuat dominasi bangsa Frankia atas Eropa Barat, yang termasuk membawa kembali bangsa Alemannia ke bawah hegemoni bangsa Frankia, dan malah, pada tahun 720-an, memaksa beberapa unsur Alemannia ikut serta dalam perangnya terhadap tetangga mereka di timur, Bayern.

Namun, Alemania tetap gelisah, dengan Adipati Lantfrid di akhir 720-an, mengungkapkan kemerdekaan dengan mengeluarkan revisi hukum bangsa Alemania. Karl menyerang lagi pada tahun 730 dan menaklukkan bangsa Alemania dengan senjata.

Karl mungkin banyak dikenal karena menghentikan gerak maju bangsa Arab ke Eropa Barat dalam Pertempuran Tours pada tahun 732.

Ketika Karl meninggal pada tahun 741, dominion atas Frankia terbagi antara kedua puterandanya dari pernikahan pertama, yakni Pippin si Cebol dan Karlmann. Karlmann diberikan Austrasia, Alemania dan Thüringen, sementara Pippin mengambil kendali atas Neustria, Provence dan Burgundia (termasuk Swiss Barat sekarang).

Dari tahun 743, Karlmann bersumpah untuk menegakkan kendali yang lebih besar atas Alemania, dan akhirnya mengakibatkan penangkapan, penahanan, dan eksekusi beberapa ribu bangsawan Alemani dalam pengadilan berdarah di Cannstatt746.

Karlmann mundur ke biara pada tahun 747, meninggalkan Pippin mendapatkan tahta Frankia (setelah pemungutan suara di kalangan bangsawan) pada tahun 751. Lebih lanjut, Pippin memperkuat kedudukannya dengan membentuk sebuah persekutuan, pada tahun 754, dengan Paus Stefanus II, yang kemudian sepenuhnya datang ke Paris untuk memberikan upacara perminyakan suci atasnya sebagai raja di Basilika St. Denis. Pada gilirannya, Pippin menundukkan Lombardia dan memberi sumbangan untuk Keeksarkaan Ravenna dan menduduki daerah sekitar Roma untuk gereja. Ini merupakan titik balik dalam sejarah Gereja Katolik Roma dan Eropa Barat, karena kemudian memberi pertanda pada peristiwa di bawah Charlemagne yang menuju pembentukan Kekaisaran Romawi Suci. Dinyatakan bahwa Paus Stefanus II menangguhkan Sumbangan Konstantinus yang dipalsukan selama perundingannya dengan Pippin. Sumbangan itu merupakan titah kekaisaran yang dipalsukan untuk diakui dikeluarkan oleh Konstantinus untuk menghadiahi dominion kepada Paus Silvester I dan semua penggantinya atas daerah yang tak hanya Kekaisaran Romawi Barat, namun juga semua bagian YudeaYunaniAsiaTrakia, dan Roma.

Pada saat kematian Pippin pada tahun 768, Kekaisaran Frankia diwariskan kepada puterandanya Charlemagne dan Karlmann I. Karlmann menarik diri ke biara dan meninggal tak lama setelahnya, meninggalkan Karl, kemudian dikenal sebagai Charlemagne yang legendaris, sebagai penguasa Frankia satu-satunya. Charlemagne mengembangkan kedaulatan Frankia untuk memasukkan Sachsen, Bayern, dan Lombardia di Italia Utara dan ia mengembangkan kekaisarannya ke daerah Austria sekarang dan sebagian Kroasia. Ia menawari janji perlindungan Frankia yang terus-menerus kepada Frankia, dan ia memperlakukan biara sebagai pusat pembelajaran.

Charlemagne kemudian muncul sebagai pemimpin Kristen Barat.

Dari tahun 1200, dataran tinggi Swiss terdiri atas dominion Wangsa SavoiaZähringerHabsburg dan Kyburg. Ketika Wangsa Kyburg jatuh pada tahun 1264, Habsburg di bawah Raja Rudolf I (menjadi kaisar di tahun 1273) memperluas daerah kekuasaannya ke dataran tinggi Swiss.

[sunting]Konfederasi Swiss Kuno

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Konfederasi Swiss Kuno
lihat: Perkembangan Konfederasi Swiss KunoReformasi di SwissSwiss Modern Awal

Dominion wangsa yang ada sekitar tahun 1200:
Merah tua: Savoia; hijau: Zähringer; merah muda: Habsburg; kuning: Kyburg

Konfederasi Swiss Kuno merupakan persekutuan antara komunitas lembah Alpen tengah. Konfederasi tersebut memfasilitasi pengelolaan kepentingan umum (perdagangan bebas) dan menjamin keamanan jalur perdagangan gunung yang penting. Piagam Federal 1291 yang disetujui di antara komune pedesaan UriSchwyz, dan Unterwalden dianggap sebagai dokumen pendirian konfederasi; meskipun persekutuan serupa mungkin sudah ada beberapa dasawarsa sebelumnya.[3]

Pemandangan Zoug pada tahun 1548.

Dari tahun 1353, ketiga kanton yang asli telah bergabung dengan Glarus dan Zug dan negara-negara kota LucernaZurigo dan Berna untuk membentuk “Konfederasi Kuno” dari 8 negeri yang ada hingga akhir abad ke-15. Ekspansi tersebut menyebabkan peningkatan kekuasaan dan kemakmuran untuk federasi itu. Dari tahun 1460, konfederasi tersebut mengendalikan sebagian besar wilayah selatan dan barat Rhein ke Pegunungan Alpen dan Jura, khususnya setelah kemenangan terhadap Wangsa Habsburg (Pertempuran Sempach dan Näfels), atas Charles sang Pemberani dari Burgundia selama tahun 1470-an, dan keberhasilan serdadu sewaan Swiss. Kemenangan Swiss dalam Perang Swabia terhadap Liga Swabia Kaisar Maximilian I pada tahun1499 berpuncak pada kemerdekaan de facto dari Kekaisaran Romawi Suci.

Piagam federal tahun 1291

Konfederasi Swiss Kuno telah mendapatkan reputasi sebagai pilih tanding terhadap perang-perang awal tersebut, namun ekspansi federasi menderita kemunduran pada tahun 1515 akibat kekalahan Swiss dalamPertempuran Marignano, yang mengakhiri masa “heroik” dalam sejarah Swiss. Kesuksesan Reformasi Zwingli di beberrapa kanton menimbulkan perang antar-kanton pada tahun 1529 dan 1531 (Kappeler Kriege). Tak sampai lebih dari 100 tahun kemudian, pada tahun1648, di bawah Perjanjian Westfalen, negara Eropa mengakui kemerdekaan Swiss dari Kekaisaran Romawi Suci dan kenetralannya (ancien régime).

Selama masa modern dalam sejarah Swiss, otoritarianisme yang sedang berkembang dalam keluarga patrisiat dan krisis keuangan pada meletusnyaPerang Tiga Puluh Tahun menimbulkan perang petani Swiss 1653. Dengan latar belakang perjuangan ini, konflik antara kanton Katolik dan Protestanmengerucut, meletuskan kekerasan lanjutan dalam Pertempuran Villmergen pada tahun 1656 dan 1712.

[sunting]Era Napoleon

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Swiss di era NapoleonRepublik Helvetia, dan Undang-undang Mediasi

UU Mediasi adalah percobaan Napoleon untuk mengkompromikan antara ancien régime dan republik

Pada tahun 1798, pasukan Revolusi Perancis menaklukkan Swiss dan menegakkan konstitusi baru yang seragam, yang memusatkan pemerintahan negeri dan secara efektif menghapuskan kanton. Rezim baru itu, dikenal sebagai Republik Helvetia, amat tidak populer. Negeri ini ditegakkan oleh pasukan penyerang asing dan menghancurkan tradisi yang sudah berlangsung selama berabad-abad, membuat Swiss tak lebih dari negara satelit Perancis. Penindasan Perancis yang dahsyat dalam Pemberontakan Nidwalden di bulan September 1798 adalah contoh adanya penindasan oleh Angkatan Darat Perancis dan perlawanan penduduk setempat atas pendudukan itu.

Ketika perang pecah antara Perancis dan saingannya, angkatan Rusia dan Habsburg menyerang Swiss. Pada tahun 1803Napoleon megorganisasi pertemuan politikus Swiss dari kedua belah pihak di Paris. Hasilnya adalah UU Mediasi yang banyak memulihkan otonomi Swiss dan memperkenalkan konfederasi atas 19 kanton. Untuk selanjutnya, banyak politik Swiss yang akan menyeimbangkan tradisi kanton atas pemerintahan sendiri dengan keperluan pemerintahan pusat.

Pada tahun 1815Kongres Wina benar-benar memulihkan kembali kemerdekaan Swiss dan negara Eropa setuju untuk mengakui kenetralan Swiss secara tetap. Perjanjian itu menandai saat ketika Swiss berperang untuk kali terakhir dalam konflik internasional. Perjanjian itu juga memungkinkan Swiss untuk menambah wilayahnya, dengan masuknya Kanton WallisNeuchatel, dan Genève – inilah juga untuk yang terakhir kalinya Swiss mengembangkan wilayahnya.

[sunting]Negara federal

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Restorasi (Swiss) dan Swiss sebagai negara federal

Restorasi kekuasaan ke patrisiat hanya sementara. Setelah masa huru-hara dengan benturan kekerasan yang terjadi berulang kali seperti Züriputsch di tahun 1839perang saudara pecah di antara kanton Katolik dan beberapa kanton lainnya pada tahun 1847 (Sonderbundskrieg). Perang itu berlangsung selama sebulan, menyisakan kurang dari 100 korban. Betapapun kecilnya Sonderbundskrieg nampak bila dibandingkan dengan perang dan kerusuhan di Eropa lainnya di abad ke-19, Sonderbundskrieg menyisakan dampak besar bagi psikologi dan masyarakat Swiss. Perang itu membuat semua orang Swiss mengerti perlunya persatuan dan kekuatan kepada tetangga Eropanya. Orang Swiss dari semua tingkatan masyarakat, entah Katolik, Protestan, ataupun dari aliran liberal maupun konservatif, sadar bahwa kanton-kanton itu akan banyak menguntungkan jika kepentingan ekonomi dan keagamaannya digabungkan. Berkat mereka yang menyokong kekuatan kanton (Sonderbund Kantone), majelis nasional dibagi di antara majelis tinggi (Dewan Negara Swiss) dan majelis rendah (Dewan Nasional Swiss). Sehingga, kepentingan federasionalis pun diperhitungkan. Swiss mengadopsi konstitusi federal dan penggunaan referendum (kewajiban bagi setiapamandemen konstitusi) di tahun 1848. Konstitusi itu menyediakan kekuasaan terpusat untuk pemerintahan sendiri pada isu setempat ketika lepas dari kanton. Pada tahun 1850franc Swiss menjadimata uang tunggal Swiss. Konstitusi itu diamandemen secara meluas pada tahun 1874 untuk menanggapi bertambahnya penduduk dan Revolusi Industri. Konstitusi itu memperkenalkan referendum fakultatif untuk hukum di tingkat federal. Konstitusi itu juga menentukan tanggung jawab federal untuk pertahanan, perdagangan, dan masalah hukum.

Pada tahun 1891, konstitusi itu direvisi dengan unsur kuat luar biasa atas demokrasi langsung, yang tetap unik sampai sekarang. Sejak saat itu, perbaikan politik, ekonomi, dan sosial yang berkelanjutan sudah memberi ciri sepanjang sejarah Swiss.

[sunting]Sejarah modern

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Swiss selama Perang Dunia dan Sejarah modern Swiss

Swiss tidak diserang selama kedua Perang Dunia. Selama Perang Dunia I, Swiss menjadi tempat tinggal Vladimir Illych Ulyanov (Lenin) dan tetap di sana hingga tahun 1917.[4] Kenetralan Swiss banyak dipertanyakan dengan adanya peristiwa Grimm-Hoffmann pada tahun 1917, namun hanya berlangsung singkat. Pada tahun 1920, Swiss bergabung dengan LBB, dan Dewan Eropa pada tahun1963.

Selama Perang Dunia II, rencana serangan terperinci dipersiapkan oleh Jerman,[5] namun Swiss tak pernah diserang. Swiss dapat tetap merdeka melalui gabungan pencegahan militer, konsesi ekonomi ke Jerman, dan nasib baik karena peristiwa yang lebih besar selama perang menunda misi tersebut. Percobaan oleh Partai Nazi Swiss yang kecil untuk menimbulkan Anschluss oleh Jerman gagal total. Pers Swiss mengkritik keras Reich Ketiga, yang sering membangkitkan amarah kepemimpinannya. Di bawah Jenderal Henri Guisan, mobilisasi massal angkatan militan diperintahkan. Strategi militer Swiss berubah dari salah satu pertahanan statis di perbatasan untuk melindungi jantung ekonomi menjadi strategi pergeseran jangka panjang terorganisasi dan penarikan ke kedudukan yang kuat dan terbekali baik di atas Pegunungan Alpen yang dikenal sebagai Réduit. Swiss menjadi markas penting untuk mata-mata kedua belah pihak selama konflik dan sering menengahi komunikasi antara Blok Poros dan Sekutu.

Perdagangan Swiss diblokir oleh Sekutu dan Blok Poros. Kerja sama ekonomi dan tambahan pinjaman kepada Reich Ketiga beragam menurut kemungkinan invasi yang dirasakan, dan adanya mitra dagang lainnya. Konsesi mencapai puncaknya seminggu setelah jaringan KA penting melintasi Perancis Vichy diperparah di tahun 1942, menyebabkan Swiss sepenuhnya dikelilingi oleh Sekutu. Sepanjang jalan perang, Swiss menahan lebih dari 300.000 pengungsi, 104.000 pasukan asing, diinternir menurut Hak dan Kewajiban Blok Netral yang digarisbawahi dalam Konvensi den Haag. 60.000 pengungsi adalah penduduk sipil yang melarikan diri dari penyiksaan oleh Nazi. Dari semuanya, 26.000-27.000 adalah Yahudi. Namun, kebijakan imigrasi dan suaka yang ketat seperti hubungan keuangan dengan Jerman Nazi menimbulkan kontroversi.[6] Selama perang, Angkatan Udara Swiss mempekerjakan pesawat di kedua belah pihak, menembak jatuh 11 pesawat Luftwaffe pengganggu pada bulan Mei dan Juni 1940, kemudian juga pengganggu lain setelah perubahan kebijakan menyusul ancaman dari Jerman; lebih dari 100 pesawat pengebom Sekutu dan awaknya diinternir selama perang. Antara tahun 1944-1945, pengebom Sekutu mengebom sembarangan kota Schaffhausen (membunuh 40 jiwa), Stein am RheinValsRafz (18 jiwa terbunuh), dan yang paling tak populer, pada tanggal 4 Maret 1945 Basilea dan Zürich dibom.

Katedral Grossmünster dan tepi sungai di Zurigo modern

Wanita diberikan hak memilih dalam di tingkatan kanton pada tahun 1959, di tingkat federal pada tahun 1971, dan setelah perlawanan, di kanton terakhirAppenzell Rhodes-Intérieures pada tahun 1990. Setelah hak pilih di tingkat federal, wanita cepat naik dalam kepentingan politik, di mana wanita pertama yang menjadi anggota dewan tinggi adalah Elisabeth Kopp (19841989). Presiden wanita pertama adalah Ruth Dreifuss, dipilih pada tahun 1998 untuk menjadi presiden pada tahun 1999. (Presiden Swiss dipilih tiap tahun dari antara 7 anggota dewan tinggi). Presiden wanita kedua adalah Micheline Calmy-Rey yang memegang jabatan tinggi di Swiss pada tahun 2007. Ia berasal dari daerah Kanton Valais (Jerman: Wallis) yang menuturkan bahasa Perancis. Sekarang ia bergabung dengan 7 anggota kabinet/dewan tinggi oleh 2 wanita lain, Doris Leuthard dari Kanton Argovie dan Eveline Widmer-Schlumpf dari Kanton Grischun.

Pada tahun 1979, daerah di dalam perbatasan Kanton Berne melepaskan diri, membentuk Kanton Giura. Pada tanggal 18 April 1999, penduduk dan kanton Swiss bersuara berkenaan dengan konstitusi federal yang direvisi sempurna.

Pada tahun 2002, Swiss menjadi anggota penuh Perserikatan Bangsa-bangsa, meninggalkan Vatikan sebagai negara berdaulat terakhir yang tidak ikut PBB. Swiss merupakan anggota pendiri EFTA, namun tidak menjadi anggota European Economic Area. Permohonan keanggotaan di Uni Eropa dikirim pada bulanMei 1992, namun tak berlanjut sejak EEA ditolak pada bulan Desember 1992 ketika Swiss menjadi satu-satunya negara yang meluncurkan referendum untuk EEA. Sudah terjadi beberapa referendum atas masalah UE, dengan reaksi beragam terhadapnya dari penduduknya, permohonan keanggotaan telah dibekukan. Namun, secara bertahap hukum disesuaikan dengan UE dan pemerintah telah menandatangani sejumlah perjanjian bilateral dengan UE. Swiss, bersama dengan Liechtenstein, sudah dikelilingi oleh negara anggota UE sejak keanggotaan Austria pada tahun 1995. Pada tanggal 5 Juni 2005, pemberi suara di Swiss dengan persetujuan oleh 55% mayoritas bergabung dengan persetujuan Schengen, hasil yang dianggap oleh komentator UE sebagai tanda dukungan oleh Swiss, negeri yang sejak dahulu disebut-sebut sebagai negara independen, netral, atau isolasionis.

[sunting]Politik

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Politik di Swiss

Sejarah jerman

Untuk kegunaan lain dari Jerman, lihat Jerman (disambiguasi).
Republik Federal Jerman

Bundesrepublik Deutschland(Jerman)
Lagu kebangsaan:
Stanza ketiga
Das Lied der Deutschen
(juga disebut ”Einigkeit und Recht und Freiheit“)
Peta lokasi  Jerman (hijau tua)– di Eropa (hijau muda & abu-abu tua)
– di Uni Eropa (hijau muda)  —  [Legenda]

Ibu kota
(dan kota terbesar)
Berlin
52°31′N 13°23′E
Bahasa resmi bahasa Jerman[1]
Kelompok etnik 91,5% Jerman, 2,4% Turki, 6,1% lain-lain[1]
Pemerintahan Republik parlementer federal
- Presiden Christian Wulff
- Kanselir Angela Merkel
Pembentukan
- Kekaisaran Romawi Suci 2 Februari 962
- Unifikasi 18 Januari 1871
- Republik federal 23 Mei 1949
- Reunifikasi 3 Oktober 1990
Bergabung ke UE 25 Maret 1957
Luas
- Total 357,021 km2 (ke-63)
- Air (%) 2,416
Penduduk
- Perkiraan 1. Jan. 2010 Red Arrow Down.svg 81.757.600[2] (ke-14)
- Kepadatan 229/km2 (ke-55)
PDB (KKB) Perkiraan 2009
- Total AS$2,806 triliun[3]
- Per kapita AS$34.212[3]
PDB (nominal) Perkiraan 2009
- Total AS$3,352 triliun[3]
- Per kapita AS$40.874[3]
Gini (2006) 27 (low)
IPM (2007) Green Arrow Up Darker.svg 0,947[4] (very high) (ke-22)
Mata uang Euro ()[2] (EUR)
Zona waktu CET (UTC+1)
- Musim panas (DST) CEST (UTC+2)
Domain internet .de [3]
Kode telepon 49
1 ^ Bahasa Denmarkbahasa Jerman Hilirbahasa Sorbiabahasa Romani dan bahasa Frisia diakui dan dilindungi secara resmi.
2 ^ Sebelum 2002: Mark Jerman (DEM).
3 ^ Juga .eu yang digunakan bersama oleh negara anggota Uni Eropa.

Republik Federal Jerman (bahasa JermanBundesrepublik Deutschland) adalah suatu negara berbentuk federasi di Eropa Tengah. Negara ini merupakan negara dengan posisi ekonomi dan politik yang penting di Eropa maupun di tingkat dunia. Dengan luas 357.021 kilometer persegi (kira-kira dua setengah kali Pulau Jawa) dan penduduk sekitar 82 juta jiwa, negara dengan 16 negara bagian (jamak: Länder) ini menjadi anggota kunci organisasiUni Eropa (penduduk terbanyak), penghubung transportasi barang dan jasa antara negara-negara sekawasan dan menjadi negara dengan pendudukimigran ketiga terbesar di dunia.[5]

Meskipun negara-bangsa Jerman modern baru terbentuk pada tahun 1871, seusai Perang Prancis-Prusia, satuan-satuan politik di wilayah ini telah lama memainkan posisi penting dalam era monarki di Eropa sejak penguasaan oleh Kekaisaran Romawi menjelang era modern (Masehi) hingga berakhirnyaPerang Napoleon. Penyatuan wilayah Eropa Tengah pada masa Karl Yang Agung (Charlemagne), pemimpin Kerajaan Franka, di abad ke-8 menjadi rintisan terbentuknya suatu imperium konfederatif berusia hampir 1000 tahun yang dikenal sebagai Imperium Romawi Suci. Imperium ini sangat mewarnai budaya feodal di seluruh Eropa serta menjadi pusat Reformasi gereja kristen di abad ke-16 yang melahirkan Protestantisme. Ketika Imperium Romawi Suci dibubarkan pada tahun 1806 akibat perpecahan yang ditimbulkan oleh perang Napoleon, telah tumbuh rasa satu kebangsaan sebagai masyarakat berbahasa sama (bahasa Jerman). Namun demikian, negara modern yang terbentuk kemudian tidak sanggup menyatukan cita-cita kebangsaan itu karena Austria membentuk sekutu bersama Hungaria menjadi negara terpisah dari negara Jerman modern. Pada tahun 1949, Jerman, dengan wilayah yang jauh berkurang akibat dua perang besar di Eropa, terbagi menjadi dua negara terpisah: Jerman Barat[6] dan Jerman Timur. Pemisahan ini berakhir 3 Oktober 1990 (menjadi hari nasional Jerman sekarang) ketika Jerman Timur secara resmi menyatukan diri dengan Jerman Barat.

Jerman (Barat) adalah negara pendiri Masyarakat Ekonomi Eropa (kelak menjadi Uni Eropa pada tahun 1993). Negara ini juga menjadi anggota zona Schengen dan pengguna mata uang Euro sejak 2002. Sebagai negara penting, Jerman adalah anggota G8G20, menduduki urutan keempat dalamProduk Domestik Bruto dan urutan kelima dalam Keseimbangan Kemampuan Berbelanja (2009), urutan kedua negara pengekspor[7][8][9] dan urutan kedua negara pengimpor barang (2009), dan menduduki urutan kedua di dunia dalam nilai bantuan pembangunan dalam anggaran tahunannya (2008).[10]Jerman juga dikenal sebagai negara dengan sistem jaringan pengaman sosial yang baik dan memiliki standar hidup yang sangat tinggi. Jerman dikenal sebagai negara dengan penguasaan ilmu dan teknologi maju di berbagai bidang, baik ilmu-ilmu alamiah maupun sosial dan kemanusiaan,[11] selain sebagai negara yang banyak mencetak prestasi di bidang keolahragaan.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting]Keadaan alam

Lihat pula artikel Geografi Jerman.

Peta topografi Jerman dengan pembagian wilayah negara bagian dan negara-negara berbatasan.

Jerman terletak di Eropa bagian tengah dan berbatasan langsung dengan sembilan negara. Di sebelah barat berbatasan dengan BelandaBelgiaLuksemburg, dan Prancis; di sebelah selatan berbatasan dengan Swiss danAustria; di sebelah timur berbatasan dengan Ceko dan Polandia; dan di sebelah utara berbatasan denganDenmark. Apabila tetangga di seberang laut (Laut Baltik) juga dihitung, maka Jerman juga bertetangga denganSwedia.

Wilayah negara ini sekarang adalah hasil dari Perang Dunia II dan sebelumnya memiliki cakupan yang jauh lebih luas, mencakup bagian dari Polandia, Ceko, serta Kaliningrad (atau Königsberg, sekarang dikuasai Rusia). Wilayahnya pernah pula terpecah secara politik sejak tanggal 7 Oktober 1949 hingga tanggal 3 Oktober 1990, di saat bagian timur negara ini dikuasai oleh rezim komunis dan bernama Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur, atau Deutsche Demokratische Republik disingkat DDR).

Secara umum, topografi Jerman adalah dataran rendah di utara dan wilayah berbukit-bukit di bagian selatan. Puncak tertingginya adalah Zugspitze setinggi 2.962 meter dpl yang merupakan bagian dari sistem Pegunungan Alpen di perbatasan dengan Austria. Titik terendah Jerman adalah Wilstermarsch (Rawa Wilster), deikatSteinburg di bagian utara, yaitu -3,54 meter dpl. Pegunungan di Jerman rata-rata berketinggian menengah sampai agak tinggi, yaitu antara 500-1000 meter. Beberapa yang penting adalah Pegunungan AlpenSchwarzwald(“Rimba Hitam”), Pegunungan ErzRhoenRothaargebirge (Pegunungan Rothaar), Pegunungan Rhein(mencakup wilayah Perbukitan EifelBergisches LandSauerlandSiegerlandWesterwald, dan Taunus),Thüringischer Wald, dan Pegunungan HarzSungai-sungai yang mengalir cukup besar sehingga beberapa dapat dilayari oleh kapal berukuran sedang hingga jauh ke hulu, seperti Sungai RheinSungai ElbeSungai DonauSungai Weser, dan Sungai Main. Danau terluas berada di selatan, yaitu Danau Konstanz (Bodensee) dengan tiga pulau kecil: MainauReichenau, dan Lindau. Selain itu terdapat banyak danau lainnya, seperti Chiemsee dan Danau Mueritz.

Jerman memiliki pantai yang berhadapan dengan Laut Baltik di timur dan Laut Utara di bagian barat. Di pantai bagian barat terdapat padang gumuk (sand dune) yang luas yang terlindungi oleh Kepulauan Frisia Utara dan Kep. Frisia Timur; selain itu terdapat pulau wisata Helgoland. Beberapa pulau kecil di lepas pantai timur menjadi tempat wisata, seperti Pulau RuegenPulau Fehmarn, dan Pulau Usedom.

[sunting]Pemerintahan dan pembagian administrasi

Jerman adalah negara demokrasi parlementer. Pemerintahan sehari-hari dipegang oleh seorang kanselir, yang berperan seperti perdana menteri di negara lain dengan bentuk pemerintahan serupa. Selain Jerman, Austria juga memiliki kanselir. Posisi kanselir diraih secara otomatis oleh kandidat utama partai pemenang pemilihan umum federal. Terdapat enam partai politik utama di Jerman, dengan tiga yang terbesar (dua di antaranya membentuk koalisi permanen), yaitu SPD (demokrat sosial, berhaluan kiri progresif) dan CDU/CSU (kristen demokrat/sosialis yang berhaluan kanan konservatif). Partai-partai lainnya adalah FDP (demokrat liberal), Bündnis 90/Die Grüne (kiri hijau), dan Die Linke (berhaluan kiri, merupakan gabungan dari partai komunis dan sempalan SPD). Jabatan presiden lebih banyak bersifat seremonial, meskipun ia dapat menyetujui atau tidak menyetujui beberapa hal penting.

Parlemen dikenal sebagai Bundestag, yang anggota-anggotanya dipilih. Partai yang memerintah adalah partai dengan koalisi dominan di dalam parlemen ini. Selain Bundestag terdapat pula Bundesrat, yang anggota-anggotanya adalah perwakilan pemerintahan negara-negara bagian. Bundesrat sering disamakan dengan senat, meskipun pada kenyataannya memiliki wewenang yang berbeda.

Negara-negara bagian (Länder) Jerman dan ibukotanya sejak penyatuan kembali 1990.

Pembagian administratif Republik Federal Jerman.

Secara administrasi, Jerman adalah negara federasi (Bundesland) dengan 13 negara bagian (Flächenland; yaituBaden-WürttembergFreistaat Bayern atau Bavaria, BrandenburgHessenMecklenburg-Vorpommern,NiedersachsenNordrhein-WestfalenRheinland-PfalzSaarlandFreistaat SachsenSachsen-AnhaltSchleswig-Holstein, dan Freistaat Thüringen) dan tiga kota setingkat negara bagian (Stadtstaaten atau Stadtländer, yaituBerlinBremen, dan Hamburg). Negara-negara bagian ini dibentuk secara bertahap semenjak berakhirnya Perang Dunia II sebagai penyederhanaan atas garis batas negara bagian peninggalan masa Reich Jerman yang lebih bersifat feodalistik. Negara bagian diperintah oleh seorang perdana menteri (Ministerpräsident) lengkap dengan kabinetnya. Terdapat pula parlemen tingkat negara bagian. Setiap negara bagian mengirim wakil-wakil (anggota kabinet, tidak dipilih langsung) ke Bundesrat.

Unit kesatuan komunitas terendah (aras pertama) adalah Gemeinde, yang dapat merupakan gabungan dari beberapa desa atau kota kecil. Beberapa Gemeinde akan membentuk satuan komunitas lebih besar yang disebut Kreis (diterjemahkan sebagai distrik) sebagai aras kedua. Sejumlah Kreis membentuk negara bagian, tetapi di Bayern terdapat satuan komunitas aras ketiga yang dikenal sebagai Bezirk. Untuk melancarkan administrasinya, pemerintahan di banyak negara bagian membentuk Regierungsbezirk untuk membantu tata laksana administrasi. Di negara bagian kota (Stadtländer), pembagian wilayah hanya bersifat administratif, bukan perwakilan masyarakat.

[sunting]Nama-nama Jerman

Lihat pula Nama-nama untuk negara Jerman.

Karena letaknya yang berada di tengah-tengah Eropa dan sejarah panjangnya sebagai puak-puak yang berbeda sebelum akhirnya bersatu, Jerman memiliki banyak nama sebutan.

Nama “Jerman” yang dipakai dalam bahasa Melayu diambil dari nama bahasa Inggris German yang berarti “orang Jerman” atau bahasa Jerman. Nama negara ini dalam bahasa InggrisGermany, berasal dari nama Latin yang digunakan oleh orang-orang Romawi untuk wilayah di sekitar Sungai Rhein, yaitu Germania sejak abad ke-3 SM. Tidak jelas etimologinya, tetapi ada kemungkinan orang Romawi mengadopsi dari sebutan orang Kelt di Galia untuk masyarakat di sana yang berarti “tetangga”.[12]

Allemania (dengan variasinya, dipakai misalnya dalam bahasa PerancisSpanyol, dan Arab), Saksa (dipakai dalam bahasa Finlandia), juga Deutsch (dengan variasinya, dipakai misalnya dalambahasa JermanSwedia, dan Belanda), dan Niemcy (bahasa Polandia dan variasinya di beberapa tetangganya) mengacu pada puak-puak bangsa Germanik yang berbeda-beda, sekaligus menunjukkan beragamnya asal-usul orang Jerman. Deutsch (baca /doitʃ/) berasal dari kata Jerman Hulu Kuna diutisc; terdapat pula satu puak Germanik di yang tinggal di bagian utara (Semenanjung Jutland) yang bernama TeutoniAllemani adalah puak yang tinggal di bagian selatan. Sakson (Sachsen) adalah puak yang pernah tinggal di bagian hilir Jerman sekarang; keturunannya menyebar pula ke Belanda dan Inggris. Puak Nemeti pernah menghuni wilayah yang sekarang dikenal sebagai Alsace.

[sunting]Sejarah

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah Jerman

Gambaran tengkorakHomo neanderthalensis.

Sejarah Jerman sebagai suatu negara-bangsa dimulai semenjak terbentuknya Konfederasi Jerman pada tahun 1915 yang dimotori oleh Kerajaan Prusia. Namun demikian, penghunian wilayah tepian timur Sungai Rhein, yang sekarang menjadi lokasi sebagian besar negara Jerman, telah berlangsung sejak masa prasejarah, jauh hingga ke Zaman Batu Tua (Paleolitikum). Di tempat-tempat dekat aliran beberapa sungai besar yang berbukit-bukit (misalnya Rhein dan Sungai Neckar) sejak ratusan ribu tahun sudah menjadi tempat bermukim beraneka ragam masyarakat. Fosil Homo heidelbergensis dan Homo neanderthalensis ditemukan di tempat semacam ini. Pada periode yang lebih modern ditemukan peninggalan dari manusia Cro-Magnon dari Zaman Es terakhir. Peninggalan-peninggalan peradaban Zaman Batu Baru (Neolitikum) dan Zaman Perundagian (baik Zaman Perunggu dan Zaman Besi) juga ditemukan di banyak tempat.

Penyebaran beberapa puak Germanik penting dalam kurun 400 tahun di eraKekaisaran Romawi.

Karena wilayahnya yang subur, berbagai suku pendatang menghuni wilayah ini. Peninggalan peradaban pertama berasal dari masyarakat Kelt dari masa milenium terakhir sebelum era modern (Masehi) yang datang dari timur. Orang-orang Slavia juga menghuni bagian timur (sekitar Sungai Elba). Kemudian datang kaum Germanik dari utara yang menghuni wilayah yang sama dan perlahan-lahan mendesak kaum Kelt ke arah barat menuju Prancis dan Inggris meskipun perkawinan campur di antara kedua kelompok berbeda bahasa ini diperkirakan luas terjadi. Ketika orang Romawi mulai berekspansi ke utara pada abad terakhir sebelum Masehi muncullah catatan-catatan tertulis mengenai wilayah ini.

Catatan tertulis mengenai wilayah yang sekarang disebut Jerman (era protosejarah) dimulai sejak adanya laporan-laporan tertulis Romawi dan Yunani mengenai kaum “Barbar” (berarti “biadab”) yang mendiami bagian utara Pegunungan Alpen. Periode ini biasa disebut oleh sejarawan sebagai Periode Antik. Pada masa menjelang ekspansi Romawi, wilayah Jerman dihuni oleh berbagai puak Germanik yang saling bersaing satu sama lain. Kelemahan ini dimanfaatkan oleh orang Romawi untuk menaklukkan wilayah timur Sungai Rhein dan mendirikan provinsi Germania Magna. Pada abad pertama Masehi, pasukan Romawi kembali dapat didesak mundur hingga ke tepi barat Rhein dan selatan Sungai Main dan Sungai Donau.

Wilayah “Magna Germania” di awal abad ke-2 Masehi. Walaupun dalam peta ini digambarkan sebagai satu kesatuan, dalam kenyataannya puak-puak Germanik tidak terorganisasi dalam satu pemerintahan.

Perlahan-lahan, suku-suku Germanik ini mulai memperluas wilayahnya ke arah barat setelah kekuatan Romawi memudar. Walaupun Romawi secara politis sudah tidak kuat, namun secara budaya suku-suku Germanik sangat terpengaruh oleh budaya Romawi. Secara bergantian bermunculan puak-puak yang mendominasi dan mulai membentuk dinasti/wangsa berkuasa, seperti wangsa Meroving dan wangsa Salia. Proseskristenisasi dan kultur feodalisme juga mulai terbentuk pada periode ini.

Era sejarah dimulai sejak abad ke-5, umum dinamakan Abad Pertengahan oleh sejarawan Eropa, dengan ditemukannya dokumen-dokumen berbahasa Jerman Kunabahasa Latin yang ditulis oleh penduduk setempat sendiri, atau bahasa-bahasa lainnya.

Pada abad ke-8 muncul satu suku Jerman yang mencuat dan mendirikan imperium, mengikuti contoh yang pernah ditunjukkan oleh orang Romawi sebelumnya, yaitu Franka, dengan penguasa pertama Karl Martel (Charles Martel) dari Wangsa Meroving. Ia mendirikan Kerajaan Franka, yang mendominasi Eropa barat dan tengah hingga beberapa abad sesudahnya. Puncak kejayaan kerajaan ini terjadi di masa pemerintahan Karl Yang Agung (Charlemagne; memerintah 800-843) sekaligus mendirikan Wangsa Karoling. Di akhir pemerintahannya, ia membagi wilayah luasnya menjadi tiga, sesuai dengan tiga cucu lelakinya, yang dikenal sebagai Perjanjian Verdun. Wilayah barat diperuntukan bagi Karl (Charles) yang kelak menjadi Kerajaan Prancis, wilayah tengah diperintah oleh Lothar, dan wilayah timur diperuntukkan bagi Ludwig (Louis).

Mahkota Kaisar Konrad II(1024-1039) dari Kekaisaran Romawi Suci, disimpan di Ruang penyimpanan harta benda kerajaan, Wina,Austria.

Selanjutnya, panggung sejarah didominasi oleh suatu federasi longgar berbagai dinasti feodal yang dikenal sebagai Kekaisaran Romawi Suci sebagai hasil penyatuan kembali wilayah Kerajaan Franka bagian timur dan tengah, serta takluknya Italia bagian utara di tangan puak Jerman, yang membentang selama 8,5 atau hampir 10 abad tergantung dari mana orang menghitungnya, dari abad ke-9 atau ke-10 sampai tahun 1806, dan dipimpin oleh seorang kaisar. Pada masa kejayaannya, teritori kekaisaran ini mencakup wilayah modern Jerman, AustriaSloveniaCekoPolandiaPerancistimur, Swiss, dan Italia utara. Periode yang panjang ini mengalami berbagai gejolak seperti Persaingan InvestituratKelaparan Besar 1315-1317Wabah Hitam (The Black Death) 1347-1351, dan disepakatinya Piagam Emas 1356 (Die Goldene Bulle) sebagai konstitusi pertama kekaisaran ini.

Pada abad ke-16, ketika telah kehilangan banyak teritori bangsa non-Jerman, kekaisaran ini sempat disebut sebagai “Kekaisaran Romawi Suci Bangsa Jerman”. Abad ini menyaksikan pula dimulainya Reformasi Protestan, yang dimulai oleh Martin Luther pada tahun 1517 di Wittenberg, sekarang terletak di Sachsen-Anhalt. Akibat dianutnya aliran baru kekristenan ini oleh berbagai raja anggota Kekaisaran terjadilah ketegangan internal dalam Kekaisaran, yang memuncak dengan terjadinya Perang Tiga Puluh Tahun (1618–1648). Rangkaian peperangan ini berakhir dengan disepakatinya Perdamaian Westfalia. Perang tersebut selanjutnya merombak tatanan politik Kekaisaran karena beberapa waktu kemudian menandai era persaingan di antara dua kekuatan politik, yaitu Wangsa Habsburg dari Kerajaan Austria yang menganut Katolik sebagai kekuatan tradisional dan Wangsa Hohenzollern cabang Utara penguasa Kerajaan Prusia yang menganut Kristen Protestan yang berangsur-angsur semakin menguat.

Napoleon memasuki Berlin (Brandenburger Tor). Lukisan Charles Meynier.

Perang Napoleon mengubah alur sejarah, dari orientasi feodalisme menjadi negara militeristik, dengan terbentuknya Konfederasi Jerman tahun 1815–1866. Karena peran negara yang represif, munculnya gerakan liberalisme di Eropa, serta Revolusi Februari 1848 di Prancis, sempat terjadi revolusi pada tahun 1848 yang dimotori oleh mahasiswa dan kaum buruh. Walaupun dapat diredam, revolusi ini menghasilkan parlemen pertama di Jerman, yaitu Parlemen Frankfurt, matangnya simbol-simbol kebangsaan (bendera dan bakal lagu kebangsaan), dan menjadi pendorong terbentuknya Kekaisaran Jerman tahun 1871–1918 seusai perang Prancis-Prusia (1870-1871). Sejak saat ini Jerman mengadopsi sistem parlementer dengan kanselir sebagai kepala pemerintahan. Kanselir pertama adalah Otto von Bismarck.

Pelantikan Wilhelm I dari Jermansebagai kaisar pertama Kekaisaran Jerman, di Versailles, Prancis.

Perang Dunia I berakhir dengan runtuhnya Kekaisaran Jerman (dan juga Kekaisaran Austria-Hungaria, saingannya) sekaligus menandai era republik dengan berdirinya Republik Weimar tahun 1919. Jerman kehilangan wilayah Alsace-Lorraine (yang dicaploknya pada tahun 1871) dan sebagian wilayahnya di Polandia, terutama kota pelabuhan Danzig. Periode demokrasi ini berlangsung relatif singkat dan berakhir 1933.

Adolf Hitler, pemimpin (Führer) Jerman Nazi pada perangko senilai 42 Pfennig(1944). Pada tahun itu Jerman secara resmi bernama Reich Jerman Raya.

Setelah pemerintahan otoriter Jerman Nazi pimpinan Adolf Hitler tahun 1933–1945 yang membawa kehancuran bangsa ini dalam Perang Dunia II, muncullah Republik Federal Jerman (Jerman Barat) dan Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur) sebagai simbol Perang Dingin sejak 1949. Kekalahan dalam Perang Dunia II telah membuat Jerman kehilangan wilayah timur yang jatuh ke tanganPolandia dan Rusia. Terjadi pula aksi balas dendam di Polandia dan Cekoslowakia berupa pengusiran paksa orang-orang Jerman dari wilayah mereka (Zwangsvertreibung). Di Rusia, orang-orang keturunan Jerman banyak yang dibuang ke wilayah timur (Siberia).

Demonstrasi menuntut diruntuhkannya tembok Berlin (1989).

Era dwi-pemerintahan ini ditandai dengan berpindahnya ibukota Jerman Barat ke Bonn (1949) dan dibangunnya tembok Berlin (1963). Keadaan ini berlangsung hingga terjadinya Revolusi Rusia 1988 yang berakibat melemahnya Blok Timur. Pada tahun 1989 Hungaria (anggota Blok Timur) membuka perbatasannya dengan Austria (anggota Blok Barat) yang berakibat mengalirnya ribuan pengungsi Jerman Timur ke kedutaan besar Jerman di Wina dan gelombang demonstrasi di Jerman Timur. Krisis ini memaksa pemerintah Jerman Timur meletakkan kekuasaannya dan menyetujuipenyatuan dengan Republik Federal Jerman, yang secara resmi ditandatangani tanggal 3 Oktober 1990 (sekarang menjadi Hari Persatuan JermanTag der Deutschen Einheit).

Ibukota kemudian disepakati pindah ke Berlin lagi pada tahun 1993, dan terlaksana pada tahun 1999. Tahun itu ditandai pula dengan mulai digunakannya mata uang bersama Euro, menggantikan Mark Jerman.

[sunting]Penduduk

Dengan total penduduk sekitar 81,7 juta orang (2009), Jerman adalah negara ke-15 terbanyak penduduknya di dunia. Sejak 2003 total penduduk Jerman berkurang secara lambat meskipun negara ini masih menerima imigran.[13] Keengganan keluarga Jerman untuk memiliki anak dan menurunnya angka kematian menjadi sebab yang sering ditunjuk untuk keadaan ini.

[sunting]Demografi

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Demografi Jerman

Hamburg adalah kota kedua terbesar di Jerman. Foto ini memperlihatkan pusat kota Hamburg sebelum Perang Dunia I.

Jerman memiliki banyak kota besar, beberapa di antaranya telah berusia lebih dari dua ribu tahun. Namun demikian hanya tiga kota yang memiliki penduduk lebih dari satu juta orang: Berlin dengan 3,4 juta orang, Hamburg (1,8 juta), dan München (1,4 juta). Konsentrasi penduduk tertinggi terletak di wilayah cekungan Ruhr (Ruhrgebiet atau Ruhrbecken, diambil dari nama sungai yang mengalir di sana) di negara bagian Nordrhein Westfalen, yang dihuni sekitar 20 juta orang dan menjadi salah satu kawasan megapolitan terbanyak penduduknya di dunia. Kawasan ini menghimpun kota-kota seperti BochumDortmundDuisburgEssen, dan Gelsenkirchen, sehingga praktis orang tidak melihat batas di antara kota-kota tersebut. Kota besar dan penting lainnya adalah BremenDuesseldorfFrankfurt am MainHannoverKarlsruheKoelnNuernberg, danStuttgart.

[sunting]Etnis

Jerman aedalah negara-bangsa untuk orang Jerman. Rasa satu bangsa ini tumbuh pada abad ke-19 setelah banyak pihak merasa bahwa orang Jerman terpecah-belah akibat Perang Napoleon. Sebelum munculnya rasa kebangsaan tersebut, orang Jerman dibedakan dari satuan-satuan politik utama yang menyusun negara ini atau perbedaan dialek, seperti subetnik Bayern, subetnik Swabia, Baden, Sachsen, Kölsch, dan sebagainya. Semangat subetnik ini kadang-kadang masih muncul dalam isu-isu tertentu, misalnya pertandingan antarklub dalam Bundesliga atau, yang agak lebih serius, dalam penempatan suatu pusat industri penting.

Secara legal, orang Jerman adalah mereka yang berkewarganegaraan Jerman. Dengan batasan ini, terdapat etnik-etnis asli minoritas dan etnis-etnis minoritas pendatang (imigran). Etnis minoritas asli mencakup etnik Denmark di utara, etnik Frisia di barat laut, serta etnik Sorbia dan Kashubia di beberapa tempat di Jerman timur laut.

Orang Yahudi telah sejak lama menghuni kota-kota di Jerman dan, sebagaimana di tempat-tempat lain, dikenal sebagai kaum pedagang. Jerman sekarang memiliki populasi Yahudi terbesar ke-3 di Eropa. Pada 2004, jumlah orang Yahudi dari bekas Uni Soviet yang tinggal di Jerman dua kali lipat dibanding dengan yang tinggal di Israel, membuat total pertumbuhan lebih dari 200.000 sejak 1991. Sekarang kaum Yahudi memiliki suara dalam kehidupan publik Jerman melalui lembaga payung Dewan Yahudi di Jerman (Zentralrat der Juden in Deutschland). Di bawah Nazi Jerman yang berpaham Fasis terjadi pemusnahan sistematis terhadap orang-orang yang menentang NAZI, kebanyakan dari mereka adalah orang Yahudi. Orang Yahudi sering mempropagandakan ini sebagai Holocaust atau pemusnahan etnis Yahudi padahal sasaran sebenarnya pemusnahan ini hanya untuk orang-orang yang menentang NAZI.

Semenjak Revolusi Industri, banyak imigran dari negara-negara Eropa lain bekerja dan menetap di Jerman. Pada abad ke-19, imigran dari ItaliaPolandia, dan Ceko bekerja di industri tambang batu bara dan pabrik-pabrik di daerah Ruhr dan Rhein. Berakhirnya Perang Dunia II menyebabkan berdatangannya keturunan Jerman yang sebelumnya menetap di berbagai negara Eropa Timur (VertreibungPengusiran terhadap orang Jerman). Booming industri pada tahun 1960-an dan 1970-an juga mengundang imigran, terutama dari daerah Balkan dan Turki. Gelombang besar imigrasi terakhir terjadi semenjak Penyatuan Kembali Jerman: setelah peristiwa ini, Jerman membuka diri bagi keturunan Jerman yang masih menetap di Eropa Timur.

Pada 2004, sekitar 6,7 juta non-warganegara tinggal di Jerman. Dengan yang terbesar datang dari Turki, diikuti oleh ItaliaYunaniKroasiaBelandaSerbiaMontenegroSpanyolBosnia dan HerzegovinaAustriaPortugalVietnamMarokoPolandiaMacedoniaLebanon dan Perancis [4]. Sekitar 2/3-nya telah berada di negara ini selama delapan tahun atau lebih, dan oleh karena itu bisa dinaturalisasikan[5] Derasnya imigran yang masuk ke Jerman semenjak berakhirnya Perang Dunia II menyebabkan sekitar 19% penduduk Jerman pada tahun 2008 memiliki latar belakang kebangsaan lain.[14]

Jerman merupakan tujuan utama bagi pengungsi politik (pemohon suaka) dan ekonomi dari banyak negara berkembang, namun jumlahnya menurun dalam beberapa tahun terakhir ini, mencapai sekitar 50.000 pada 2003.

[sunting]Agama

Martin Luther, Bapak Reformasi Jerman dan pembaharu bahasa Jerman, 1529.

Jerman adalah tempat kelahiran Reformasi yang dimulai oleh Martin Luther pada awal abad ke-16. Sekarang ini, Protestan (terutama di utara dan timur) terdiri dari 33% populasi dan Katolik (terutama di selatan dan barat) juga 33%. Keseluruhan terdapat sekitar 55 juta orang beragama Kristen. Kebanyakan Protestan Jerman merupakan anggota dari Gereja Evangelikal JermanGereja Bebas ada dalam kota besar maupun kecil. Paus Katolik Roma sekarang ini adalah orang Jerman, Paus Benediktus XVI.

Selain itu ada beberapa ratus ribu pemeluk Ortodoks (terutama Yunani dan Serbia), 400.000 anggota Gereja Kerasulan Baru, lebih dari 150.000 anggotaSaksi Yehuwa, dan beberapa grup kecil lainnya.

Di wilayah bekas Jerman Timur, kehidupan keagamaan kurang berkembang dibandingkan dengan di eks-Jerman Barat akibat rezim komunis yang memerintah sebelumnya kurang memberi perhatian pada kehidupan keagamaan. Sekitar 30% dari populasi Jerman mengakui tidak memiliki agama. Di Timur angka ini dapat lebih tinggi.

Gereja dan negara terpisah, tetapi ada kerja sama di banyak bidang, terutama dalam bidang sosial, Gereja dan komunitas keagamaan, bila mereka besar, stabil dan setia kepada konstitusi, dapat mendapat status khusus dari negara sebagai “perusahaan di bawah hukum publik” yang mengizinkan Gereja untuk memungut pajak dari anggota yang disebut Kirchensteuer (pajak gereja). Pendapatan ini dikumpulkan oleh negara sebagai pengganti biaya koleksi.

[sunting]Bahasa

Lihat pula artikel Daftar bahasa dan dialek di Jerman.

Bahasa resmi adalah bahasa Jerman. Bentuk bakunya dikenal sebagai bahasa Jerman Baku (Hochdeutsch atau Standarddeutsch[15]. Pembaku bahasa ini adalah Martin Luther pada abad ke-16, sehingga ia dikenal pula sebagai “Bapak Bahasa Jerman”. Bahasa Jerman Baku dipelajari di sekolah sehingga semua orang Jerman praktis menguasainya. Bahasa ini juga dipakai di AustriaSwiss,Luksemburg, dan Liechstenstein sebagai bahasa pengantar resmi sehingga penduduk negara-negara ini dapat saling berkomunikasi dengan baik satu sama lainnya.

Selain itu, dituturkan pula berbagai dialek lokal; yang terpenting di antaranya adalah dialek BavariaAlemania (dituturkan di BadenSwabia, dan berbagai tempat di Swiss), KoelnBerlin-Brandenburg, serta dialek Saksen. Keberadaan dialek lokal ini semakin terdesak oleh penggunaan bahasa baku atau varian tidak baku (kolokial atau Umgangsprache). Bahasa Sachsen Hilir atau Plattdeutsch, yang dituturkan di bagian barat laut, sekarang dianggap sebagai bahasa tersendiri dan merupakan varian dari bahasa Jerman Hilir. Di bagian sudut timur negara bagian Sachsen terdapat komunitas berbahasa Sorbia yang bukan bahasa Germanik melainkan Slavik. Bahasa minoritas lain adalah bahasa Denmark yang dituturkan di bagian perbatasan dengan Denmark, bahasa Frisia di perbatasan utara dengan Belanda, bahasa Turki sebagai bahasa imigran dari Turki, bahasa Rusia yang dibawa oleh imigran dari kaum Jerman Etnik dari Rusia, dan beberapa bahasa kaum imigran minoritas lainnya (ItaliaVietnamArab, dan negara-negara Balkan).

[sunting]Referensi

  1. ^ Jerman di CIA The World Factbook
  2. ^ First demographic estimates for 2009Eurostat. Diakses pada 31 Januari 2010
  3. ^ a b c d Germany. International Monetary Fund. Diakses pada 21 April 2010
  4. ^ Human Development Report 2009. The United Nations. Retrieved 5 October 2009.
  5. ^ Germany: Inflow of foreign population by country of nationality, 1994 to 2003″. Migrationinformation.org. Retrieved 2010-01-04.
  6. ^ Menurut Mahkamah Konstitusi Federal Jerman, Jerman Barat adalah pelanjut sah dari negara Jerman sebelumnya (Deutsches Reich).
  7. ^ China ‘set to be No. 1 exporter’ Berita singkat Strait Times edisi 29 Des. 2009.
  8. ^ WTO: China surpasses Germany as NO. 1 exporter. People’s Daily Online. Edisi 26 Ags 2009.
  9. ^ China overtakes Germany as world’s biggest exporter. The Earth Times. 6 Jan. 2010.
  10. ^ Germany world’s second biggest aid donor after US TopNews, India. Retrieved 2008-04-10.
  11. ^ Confidently into the Future with Reliable Technology www.innovations-report.de. May 7, 2008. Retrieved 2008-04-04.
  12. ^ “German”The Concise Oxford Dictionary of English Etymology. Ed. T. F. Hoad. OxfordOxford University Press1996. Oxford Reference Online. Oxford University Press. Diakses 11 Januari 2008.
  13. ^ Pressemitteilung Further decline in the population expected for 2009. Edaran pers No.028 tanggal 21 Januari 2010 dari Statistisches Bundesamt Deutschland.
  14. ^ Fast jeder Fünfte in Deutschland hat ausländische Wurzeln. ZDFheute Edisi 26 Januari 2010.
  15. ^ Hochdeutsch, tapi tidak untuk dikacaukan dengan Hochdeutsch yang berarti bahasa Jerman Hulu. Untuk menghindari salah pengertian istilah Oberdeutsch juga dipakai untuk varian-varian bahasa Jerman yang dituturkan oleh penduduk pegunungan.

[sunting]Lihat pula

korea utara

Korea utara Misteri angkatan perang nuklir korea utara militer korea utara cewek korea utara artis korea utara politik strategi perang misile nuklir korea utara tv televisi korea utara . Ada yang menarik dg negara Korea Utara, negara yang udah vakum selama 44 tahun dari piala dunia kemudian muncul kembali sebagai salah satu wakil asia, namun ada beberapa hal yang unik dari negara komunis tersebut,
Mungkin terlalu sedikit yang bisa diketahui oleh dunia luar tentang kehidupan masyarakat di negara Republik Rakyat Demokratik Korea. Seperti negara penganut ideologi komunis lainnya, negara yang lebih dikenal dengan sebutan Korea Utara ini pun cenderung menutup diri terhadap sorotan pers internasional. Sikap ini jelas jauh berbeda dengan negeri saudaranya yang ada di selatan, Korea Selatan.

Meskipun cenderung terisolir dari publikasi, tapi selalu saja ada orang yang berhasil mendapatkan informasi secara langsung tentang kehidupan masyarakat di Korea Utara. Misalnya seperti yang sudah dilakukan oleh Ian Scot temen ane. Blogger asal negeri Inggris ini mencoba mengunjungi 100 negara di berbagai belahan dunia. Diantara negara-negara yang dikunjunginya, Ian merencanakan tinggal atau menetap lama di 20 negara. Dan salah satunya adalah Korea Utara.

roket korea utara

Ada beberapa hal-hal unik dan aneh tentang kehidupan masyarakat di Korea Utara yang mungkin jarang diketahui oleh dunia luar. Bagi Ian Scot sendiri, fakta-fakta itu cukup membuatnya terkejut. Adalah wajar jika kemudian ia mempublikasikannya pada personal weblog yang dikelolanya. Hal-hal unik dan aneh di Korea Utara itu dapat kita baca dibawah ini.

Di Korea Utara tidak ada orang yang bersiul

Bahkan dikabarkan banyak orang Korea Utara yang memang tidak bisa bersiul. Ketika Ian Scot menanyakan hal itu kepada para siswa sekolah disana, mereka menjawab bahwa bersiul adalah hal yang dianggap tabu di negara itu.

North Korean Trafic Lady

Istilah Trafic Lady hanya ada di Korea Utara, khususnya di kota Pyongyang. Konon tidak ada lampu lalu-lintas di jalanan kota itu sehingga di setiap persimpangan jalan yang strategis selalu di tempatkan petugas polisi yang biasanya seorang wanita untuk mengganti tugas lampu lalu-lintas di jalanan tersebut.

Tidak boleh menulis menggunakan tinta berwarna merah

Di Indonesia sering juga kita menjumpai kebiasaan untuk melarang menggunakan tinta berwarna merah saat menulis. Umumnya karena dianggap tidak sopan. Tapi tinta merah di Korea Utara hanya boleh digunakan untuk menulis nama-nama orang yang sudah meninggal dunia

Ada chanel TV yang khusus menayangkan permainan Video Game

Ada sebuah saluran televisi yang khusus menyiarkan sebuah permainan yang disebut dengan nama Paduk. Ini sebuah permainan yang mirip seperti permainan catur. Selain itu ada saluran TV lainnya yang hanya menayangkan kegiatan para remaja bermain video game.

Tayangan iklan di TV lebih lama

Di Indonesia maupun di banyak Negara lainnya, tayangan iklan di TV bisa dipastikan durasinya lebih sedikit dibandingkan dengan durasi acara utama. Tapi di Korea Utara justru sebaliknya, tayangan komersial (iklan) justru yang memiliki durasi lebih banyak. Hingga acara utamanya terasa hanya sebagai selingan.

Negara dengan banyak loudspeaker

Ian Scot mengatakan, di negara-negara lain ia belum pernah melihat begitu banyak loudspeaker yang dioperasikan di jalan-jalan seperti di Korea Utara. Hampir di sepanjang jalan yang dilaluinya ia menjumpai banyak pengeras suara dengan volume maksimum yang mengiklankan berbagai produk dagangan.

Dari bawang hingga produk komputer. Loudspeaker-loudspeaker di sekolah-sekolah bahkan lebih nyaring lagi. Mengumandangkan lagu anak-anak, instruksi-instruksi tentang peraturan sekolah dengan suara yang menggelegar.

Negara dengan istana-istana besar

Pernah mendengar nama Ryugyong Hotel? Konon bangunan ini sering diolok-olok dengan sebutan The Pyongyang Ghost Tower. Sebuah bangunan setinggi 330 meter yang direncanakan sebagai hotel dan terletak di kota Pyongyang.

Pembangunannya dimulai pada tahun 1987 dan karena pemerintah mengalami kesulitan keuangan, proyek ini terhenti pada tahun 1992. Dan baru pada bulan April 2008 yang lalu pembangunannya dilanjutkan lagi. Bayangkan, selama 16 tahun bangunan raksasa ini terbengkalai. Dikabarkan hotel dengan kapasitas 3.000 kamar ini direncanakan akan rampung pada tahun 2012.

Tidak menggunakan pisau

Di Korea Utara, orang tidak menggunakan pisau untuk memotong bahan-bahan makanan seperti mie, sayuran, daging, dan sebagainya. Mereka menggunakan gunting panjang. Anda dapat melihat pemakaian gunting itu saat bersantap pada semua restoran di negeri itu.

Ian Scot sendiri berpendapat bahwa pemakaian gunting itu terasa lucu tapi masuk akal. Memang lebih mudah memotong bahan-bahan makanan tertentu dengan menggunakan gunting dibanding dengan menggunakan pisau.

Tidak ada mobil-mobil buatan Jepang

Korea menjadi satu-satunya negara yang tidak memiliki mobil-mobil buatan Jepang yang berkeliaran di jalan-jalan di negara itu. Mobil-mobil buatan Negara lain pun tidak akan kita jumpai. Semua mobil harus buatan Korea Utara.

Nomor-nomor rumah yang membingungkan

Di banyak negara, termasuk Indonesia, penomoran rumah sebagai alamat biasanya dilakukan dengan urut. Jika rumah Anda bernomor 27 maka rumah di sebelah akan bernomor 28, contohnya seperti itu. Tapi penomoran rumah secara urut seperti itu tidak berlaku di Korea Utara.

Bisa saja terjadi di sebelah rumah bernomor 1 adalah rumah dengan nomor 88, sementara rumah dengan nomor 2 justru berada di ujung jalan. Setelah diperhatikan, ternyata penomoran rumah disesuaikan dengan usia rumah tersebut. Sebuah rumah yang berusia paling tua yang terletak di sebuah jalan maka rumah itu akan diberi nomor 1. Rumah dengan nomor 2 adalah rumah yang dibangun setelah rumah yang bernomor 1 tadi. Begitulah seterusnya.

Sejarah Denmark

Untuk kegunaan lain dari Denmark, lihat Denmark (disambiguasi).
Kerajaan Denmark

Kongeriget Danmark
Bendera
Motto:
(Motto kerajaan: Guds hjælp, Folkets kærlighed, Danmarks styrke
“Bantuan Tuhan, Cinta Rakyat, Kekuatan Denmark”)
Lagu kebangsaan: Der er et yndigt land (national)
Lagu kerajaan: Kong Christian stod ved højen mast (royal and national)
Ibu kota
(dan kota terbesar)
Copenhagen
55°43′N 12°34′E
Bahasa resmi Denmark 2
Kelompok etnik 90.1% Denmark
9.9% lain-lain (2010)[1]
Pemerintahan Demokrasi parlementer danMonarki konstitusional
- Ratu Margrethe II
- Perdana Menteri Lars Løkke Rasmussen
- Pembicara Folketing Thor Pedersen
- Koalisi Koalisi VK
Konsolidasi abad ke-8
Bergabung keUE 1 January 1973 (7th)
Luas
- Total 43.098,31 km2 (134th²)
- Air (%) 1.64²
Penduduk
- Perkiraan 1 April 2010 5,540,241 (ke-108)
- Kepadatan 127.9/km2 (78th²)
PDB (KKB) Perkiraan 2009
- Total $197.058 billion[2]
- Per kapita US$35,757[2]
PDB (nominal) Perkiraan 2009
- Total US$309.252 billion[2]
- Per kapita US$56,115[2]
Gini (2009) 24.7 (rendah) (peringkat 1)
IPM (2007) Green Arrow Up Darker.svg 0.955[3] (very high) (16th)
Mata uang Krone (DKK)
Zona waktu CET² (UTC+1)
- Musim panas (DST) CEST² (UTC+2)
Lajur kemudi kanan
Domain internet .dk2,3
Kode telepon 454
1 Bahasa Faroe adalah bahasa resmi di Kepulauan Faroedan Bahasa Kalaallisut adalah bahasa resmi di Tanah HijauBahasa Jerman adalah bahasa minoritas yang dilindungi di Jutlandia Selatan (Sønderjylland) di Denmark. Di sisi lain, Bahasa Denmark adalah bahasa minoritas yang dilindungi di Schleswig-Holstein diJerman.
² Karena Denmark tidak memasukkan Kepulauan Faroedan Tanah Hijau.
³ TLD (Top Level Domain) .eu adalah milik negara Uni Eropa lainnya.
4 Kepulauan Faroe memakai +298 dan Tanah Hijaumemakai +299.

Kerajaan Denmark (bahasa DenmarkKongeriget Danmark) adalah negara Nordik yang paling kecil dan paling selatan. Denmark terletak di sebelah barat daya dari Swedia dan selatan dari Norwegia. Negara ini terletak di SkandinaviaEropa Utara sehingga termasuk Uni Eropa namun tidak berada diSemenanjung Skandinavia.

Denmark berbatasan dengan Laut Baltik dan Laut Utara. Wilayahnya meliputi sebuah semenanjung di Jerman utara bernama Jylland (Jutlandia), Kepulauan Fyn (Funen), Sjælland (Zealand), Vendsyssel-ThyLollandFalsterBornholm dan ratusan pulau kecil, sehingga kadang disebut kepulauanDenmark. Sebelum penggalian Terusan Kiel, jalan air menuju Laut Baltik hanya dapat dilewati melalui tiga Selat Denmark , hingga penggalian Terusan KielSatu-satunya batas darat Denmark adalah dengan Jerman, sedangkan tetangganya yang dibatasi oleh laut adalah Swedia di timur laut dan Norwegia di utara.

Negara ini menganut monarki konstitusional dan demokrasi parlementer. Denmark memiliki satu pemerintah pusat dan 98 munisipalitas sebagai pemerintah daerah. Denmark telah menjadi anggota Uni Eropa sejak 1973, tapi sampai sekarang masih belum bergabung dalam Eurozone. Denmark adalah salah satu pendiri NATO dan OECD. Denmark juga merupakan anggota dari OSCE.

Denmark, yang menganut konsep pasar campuran ekonomi kapitalis sekaligus kesejahteraan umum, adalah negara yang mempunyai pendapatan tertinggi di dunia. Berdasarkan majalah Forbes, Denmark adalah negara yang memiliki iklim bisnis terbaik[4]. Dari tahun 2006 sampai 2008, survey mengatakan bahwa Denmark adalah tempat yang paling menyenangkan di dunia, berdasarkan standar kesehatan, kesejahteraan, dan pendidikan[5]. Survey Global Peace Index tahun 2009 mengatakan bahwa Denmark menduduki posisi negara paling damai kedua di dunia, setelah Selandia Baru.[6] Di tahun 2009, Denmark adalah salah satu dari negara yang paling anti korupsi di dunia berdasarkan Indeks Persepsi Korupsi, posisi kedua setelah Selandia Baru.[7]

Bahasa resminyaBahasa Denmark, mirip Bahasa Swedia dan Bahasa Norwegia, karena bahasa-bahasa itu berbagi latar belakang sejarah dan budaya. 82% dari penduduk Denmark dan 90.3% suku Denmark adalah pengikut gereja Lutheran. Pada tahun 2009, 526.000 orang (9.5% populasi Denmark) adalah imigran ataupun keturunan dari imigran baru. Mayoritasnya (54%) berasal dari Skandinavia atau Eropa yang lain, sisanya berasal dari negara-negara di Asia.

Greenland dan Kepulauan Faroe adalah wilayah kerajaan Denmark dengan kekuasaan politiknya sendiri.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting]Wilayah

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Amt Denmark

Sejak tanggal 1 Januari 2007, berdasarkan 2007 Danish Municipal Reform, Denmark merevisi pembagian wilayah administrasinya menjadi 5 regionmenggantikan sistem 13 amt dan menggabungkan beberapa munisipalitas kecil menjadi beberapa munisipalitas yang lebih besar sehingga jumlah 270 menyusut menjadi hanya 98 munisipalitas.

Nama region↓ Ibukota administrasi↓ Kota terbesar↓ Populasi
(1 Januari 2008)↓
Luas (km²)↓ Kepadatan penduduk
(per km²)↓
Amt (1970-2006)↓
Region Hovedstaden Hillerød København 1.645.825 2.561 642,6 Københavns and Frederiksborg, dan munisipalitas København,Frederiksberg dan Bornholm
Region Midtjylland Viborg Århus 1.237.041 13.142 94,2 Ringkjøbing, hampir seluruh Århus, bagian selatan Viborg dan bagian utara Vejle
Region Nordjylland Aalborg Aalborg 578.839 7.927 73,2 Jutlandia Utara, bagian utara Viborg dan sebagian kecil Århus
Region Sjælland Sorø Roskilde 819.427 7.273 112,7 RoskildeStorstrøm, dan Sjælland Barat
Region Syddanmark Vejle Odense 1.194.659 12.191 97,99 FunenRibeJutlandia Selatan dan separo selatan dari Vejle
Total 5.475.791 43.094 127,0

[sunting]Etimologi

Asal kata Denmark telah hilang dalam sejarah, terutama hubungan antara suku Dane dengan Denmark, dan unifikasi Denmark sebagai satu kerajaan, masih diperdebatkan. Perdebatan berfokus di awalan “Dan”, apakah dari kata Dane atau Dan sang raja legendaris di suku Dane, serta arti dari akhiran “Mark”. Perdebatan ini lalu diperumit oleh sejumlah rujukan dari berbagai orang Dane di Skandinavia atau tempat lain di Eropa di Yunani dan Romawi Kuno (seperti PtolomeusJordanes, dan Santo Gregorius), serta literatur abad pertengahan (seperti Adam dari BremenBeowulfWidsith, dan Poetic Edda). Tapi beberapa buku teks menyatakan[8] asal katanya adalah “tanah datar”, terkait dengan Bahasa Jerman Tenne “lantai pengirik”, Bahasa Inggris den“gua”, Sanskrit dhánuṣ- (धनुस्; “gurun”) dan -Mark artinya daerah berhutan atau daerah perbatasan, mungkin karena berbatasan dengan hutan di selatanKeharyapatihan Schleswig,[9] mungkin mirip dengan FinnmarkTelemark, atau Dithmarschen.[10] Dalam bahasa Norse (Germania utara), tanah tersebut disebut Danmǫrk.

Beberapa deskripsi awal tentang asal kata ‘Denmark’, ditemukan dalam Chronicon Lethrense(abad ke-12), Sven Aggesen (akhir 12 abad), Saxo Grammaticus (awal abad ke-13), dan Balada Eric(pertengahan abad ke-15). Chronicon Lethrense menjelaskan bahwa saat Kaisar Romawi Augustus melawan Denmark di zaman Dawud. Denmark pada saat itu terdiri dari tujuh wilayah JutlandiaFyn,SjællandMønFalsterLolland dan Skåne yang dipimpin oleh Raja Ypper dari Uppsala. Dia punya tiga putra, Nori, Østen, dan DanDan dikirim untuk memimpin Sjælland, Møn, Falster, dan Lolland, yang dikenal dengan daerah Videslev. Saat orang Jutlandia melawan Kaisar Augustus mereka memanggil Dan untuk membantu mereka. Setelah menang, mereka menjadikannya raja Jutlandia, Fyn, Videslev, dan Skåne. Sebuah dewan memutuskan untuk menamai negeri bersatu ini sebagai “Danmark” (Dania) dari nama raja baru mereka, Dan. Menurut sejarawan Jordanes[11] Dani di “Asal bangsa Deed dari Goth” sejak tahun 551 diperkirakan menjadi penyebutan awal orang Denmark.[12] Struktur pertahanan Danevirke dibangun dalam beberapa tahap dari abad ke-3 seterusnya, dan ukuran kecil usaha konstruksi itu pada 737 disumbangkan untuk munculnya Raja Denmark.[13]

[sunting]Sejarah

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah Denmark

[sunting]Prasejarah

Hankehøj, oleh Thomas Lundbye. Sebuah bukit di Denmark. Perhatikan karakter glasial dari dataran, dan di tengah ada gundukan makam dari kepala suku purba.

Berdasarkan penemuan arkeologis di Denmark, terlacak benda arkeologis pada Periode Antarglasial Eem dari 130.000-110.000 SM.[14]Denmark telah berpenduduk sejak sekitar 12.500 SM, dan pertanian telah ada sejak 3.900 SM.[15] Zaman Perunggu Nordik (1.800-600 SM) di Denmark ditandai oleh gundukan makam, yang meninggalkan banyak penemuan, termasuk lur (terompet purba tanpa lubang) dan kereta tempur surya Trundholm.

Lur perunggu, ditemukan di Brudevælte Mose, sebelah utara Lynge di Sjælland Utara.[16]

Arca kereta tempur surya Trundholm.

Selama Zaman Besi Pra-Romawi (500 SM – 1 M), penduduk asli mulai bermigrasi ke selatan, meskipun[15] orang Denmark pertama datang antara Zaman Besi Pra-Romawi dan Zaman Besi Germania[17] di Zaman Besi Romawi (1-400 AD). Provinsi Romawi memelihara jalur perdagangan dan hubungan dengan suku-suku asli di Denmark, dibuktikan dengan penemuan koin Romawi di Denmark. Bukti pengaruh budaya Kelt yang kuat, terlacak dari periode ini di Denmark dan sebagian besar Eropa Barat Laut, dan merupakan bukti pendukung dalam penemuan ketel Gundestrup.

Penduduk Denmark pertama datang dari sebelah timur Kepulauan Denmark (Sjælland) dan Skåne. Mereka menggunakan bahasa Jermanik Utara kuno. Menurut para sejarawan, sebelum mereka datang, sebagian besarJutlandia dan kepulauan di sekitarnya dihuni oleh suku Jutlandia, keturunan penduduk yang dikenal dari sumber-sumber sejarah kuno (seperti Tacitus dan Ptolemeus). Sebagian besar orang Jutlandia dikenal sebagai orang Angledan orang Sakson. Mereka lalu diundang Inggris sebagai prajurit bayaran oleh Raja Britonia bernama Vortigern dan diberikan wilayah tenggara dari Kent, yaitu Pulau Wight, dan mereka menetap. Lalu budaya mereka terserap atau hilang karena invasi Angle dan Saxon, yang membentuk Anglo-Saxon. Populasi Jutlandia yang tersisa berasimilasi dengan suku Dane.

[sunting]Zaman Viking

Rekonstruksi sebuah kapal Viking

Antara abad ke-8 hingga 10, bangsa Denmark dikenal sebagai Viking. Bersama dengan orang Norwegia dan Swedia, mereka mengkolonisasi, berlomba, dan berdagang di semua bagian Eropa. Pertama kali penjelajah Viking menemukan Eslandia melalui kecelakaan pada abad ke-9, melalui jalur Kepulauan Faroe(Føroyar) dan akhirnya menemukan “vinland” (tanah anggur) yang kini juga dikenal sebagai New Foundland. Selama beberapa waktu bangsa Viking juga menaklukkan bagian Inggris, yang dikenal sebagai DanelawIrlandia dan Prancis, memberi nama ke bagianNormandia di Perancis. Seperti yang ditegaskan oleh batu Jelling, bangsa Denmark bersatu dan dikristenkan sekitar 965oleh Harald Bluetoothraja Denmark kedua yang diakui.[18]

[sunting]Denmark Abad Pertengahan

Melampaui Abad Pertengahan Tinggi dan Akhir, raja Denmark menguasai Skåneland (SkåneHalland dan Blekinge),Estonia Denmark, seperti kadipaten Schleswig dan Holstein di Jerman utara. Pada 1397, Denmark mmasuki Persatuan Kalmar dengan Norwegia dan Swedia-Finlandia. Merupakan negara-negara Skandinavia bersatu yang menjaga kepentingan negeri masing-masing, dan berlangsung hingga Swedia berkobar pada 1523Reformasi Protestan tiba di Skandinavia pada tahun 1530-an, dan menyusul perang saudara Perseteruan Pangeran, Denmark masuk Lutheranismepada tahun 1536. Lalu di tahun itu, Denmark memasuki persatuan dengan Norwegia dan koloninya.

[sunting]Sejarah Modern

2,5 abad perang dengan Swedia menyusul. Skåneland diserahkan ke Swedia dalam Perjanjian Roskilde pada 1658 dan persatuan Denmark-Norwegia bubar dengan Perjanjian Kiel pada tahun 1814, saat Norwegia memasuki persatuan baru dengan Swedia, yang berlangsung hingga tahun 1905. Denmark menjaga koloni di IslandiaKepulauan Faroe (Foroyar) dan Gronland. Terpisah dari koloni Nordik, Denmark menguasai India Denmark (Tranquebar di India) dari tahun 1620 hingga tahun 1869, Pantai Emas Denmark (Ghana) dari 1658 hingga tahun 1850, dan Hindia Barat Denmark(Kepulauan Virgin Amerika Serikat) dari 1671 hingga 1917.

Den Grundlovgivende Rigsforsamling(Bapak pendiri konstitusi Denmark), lukisan 1860-1864 oleh Constantin Hansen.

Gerakan liberal dan nasional Denmark mendapatkan momentum pada tahun 1830-an, dan setelah Revolusi 1848 Eropa Denmark menjadi monarki konstitusional pada tanggal 5 Juni 1849.

Setalah Perang Schleswig Kedua (bahasa Denmark: Slesvig) pada tahun 1864, Denmark dipaksa menyerahkan Schleswig-Holstein kepada Prusia, dalam sebuah kekalahan yang meninggalkan bkas mendalam pada identitas nasional Denmark. Setelah peristiwa ini Denmark mengambil kebijakan netral, sebagai akibatnya Denmark tetap netral dalam Perang Dunia I. Setelah kekalahan Jerman, kekuatan Versailles menawari kembalinya kawasan Schelswig-Holstein-yang saat itu bagian Jerman-kepada Denmark. Takut akan iredentisme, Denmark menolak mempertimbangkan kemblainya wilayah itu dan bersikeras padaplebisit yang berkaitan dengan kembalinya Schleswig. Kedua Plebisit Schleswig terjadi berturut-turut pada tanggal 10 Februari dan 14 Maret. Pada tanggal 10 Juli 1920, setelah plebisit dan penandatanganan oleh raja pada 9 Juli di dokumen persatuan kembali, Schleswig Utara (Sønderjylland) diberikan pada Denmark, lalu menmbahkan 163.600 penduduk dan 3.984 km². Hari persatuan itu (Genforeningsdag) diperingati pada tanggal 15 Juni tiap tahun di Valdemarsdag.

Meski tetap melanjutkan netral, Denmark diserang oleh Jerman (Operasi Weserübung), pada tanggal 9 April 1940. Meski diberi kekuasaan mandiri (yang berakhir pada tahun 1943, karena gerakan perlawanan yang memuncak), Denmark tetap diduduki secara militer sepanjang PD II. Akibat simpati Denmark kepada Sekutu amat kuat; 1.900 polisi Denmark ditahan Gestapo dan dengan pengawalan dikirim untuk diinternir di Buchenwald. Selama perang, Islandia menyatakan kemerdekaan dan pada tahun 1948 Kepulauan Faroe mendapatkan kekuasaan dalam negeri. Setelah perang, Denmark menjadi salah satu anggota pendiri PBB dan NATO dan pada tahun 1973, bergabung dengan Masyarakat Ekonomi Eropa (kemudian, Uni Eropa). Pada tahun 1979, Groenland mendapatkan kekuasaan dalam negeri.

[sunting]Politik

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Politik di Denmark

Denmark ialah monarki tertua di benua Eropa. Pada 1849, menjadi monarki konstitusional dengan pengadopsian konstitusi baru. Penguasanya secara resmi merupakan kepala negara, peran yang bersifat seremonial, sejak kekuasaan eksekutif, yang dilaksanakan oleh raja atau ratu, dilaksanakan melalui kabinet menteri, dengan PM yang memberlakukan prinsip primus inter pares). Kekuasaan legislatif diberikan kepada monarki dan parlemen Denmark, dikenal sebagai Folketing, yang terdiri atas (tak lebih dari) 179 anggota. Kekuasaan yudisial ada di tangan pengadilan.

Pemilu parlemen harus diadakan setidaknya tiap 4 tahun; namun PM bisa mengadakan untuk Pemilu lebih awal. Jika Parlemen melakukan mosi tidak percaya terhadap PM sehingga pemerintahan terhenti. Negeri ini sering dipegang pemerintah minoritas.

Denmark mempraktekkan hak pilih universal dalam seluruh masalah, wanita dianggap sama dengan lelaki menurut hukum Denmark (namun mereka tak dikenakan wajib militer, walau begitu mereka bisa mengikuti secara sukarela).

Hukuman mati dihapus di Denmark pada 1930. Diberlakukan secara singkat setelah Perang Dunia II, oleh masyarakat luas. 46 orang dihukum mati atas kejahatan perang, setelah hukuman mati tak diberlakukan selama beberapa tahun. Pada 1978 akhirnya dihapuskan lagi. Ilegal buat hukum Denmark untuk mengekstradisi warganegaranya ke negeri di mana mereka akan menghadapi hukuman mati.

[sunting]Geografi

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Geografi Denmark

Peta Denmark

Perbatasan Denmark dengan Jerman adalah sepanjang 68 km dan dikelilingi 7.314 km garis pantai. Luasnya 43.094 km2. Sejak tahun 2000 Denmark telah terhubung dengan Jembatan Øresund ke Swedia selatan.

Titik paling utara Denmark adalah Skagen (pantai utara Skaw) di 57° 45′ 7″ lintang utara, paling selatan adalah Gedser (ujung selatan Falster) 54° 33′ 35″ lintang utara, paling barat adalah Blåvandshuk di 8° 4′ 22″ bujur timur, dan paling timur adalah Østerskær di 15° 11′ 55″ bujur timur, yaitu di kepulauan Ertholmene 18 km di timur laut Bornholm. Selisih jarak titik barat ke timur adalah 452 km, dari utara ke selatan adalah 368 km.

Denmark terdiri atas semenanjung Jutlandia (Jylland) dan 443 pulau bernama (total 1.419 pulau yang luasnya di atas 100 m²)[19]. Dari keseluruhan, 367 dihuni[20], dengan pulau terbesarnya adalah Sjælland (Zealand) dan Funen (Fyn). Pulau Bornholm terletak di sebelah timur, di Laut Baltik. Banyak pulau-pulau besar ini terhubung dengan jembatan: Jembatan Øresund menghubungkan Sjaelland dengan SwediaJembatan Sabuk Besar menghubungkan Funen denganSjælland, dan Jembatan Sabuk Kecil menghubungkan Jutlandia dengan FunenKapal feri atau penerbangan kecil (penerbangan dengan berat maksimal 12.500 pound) menghubungkannya ke pulau-pulau yang lebih kecil. Kota besar di Denmark adalah København di SjællandÅrhusAalborg dan Esbjerg di Jutlandia; dan Odense di Funen.

Negara ini datar dengan sedikit elevasi, dengan tinggi rata-rata 31 m di atas permukaan laut. Titik alam tertingginya adalah Møllehøj, berketinggian 170,86 m. Bukit lain di barat daya Århus adalah Yding Skovhøj pada ketinggian 170.77 m dan Ejer Bavnehøj 170.35 m.[21] Areal dalam lautnya adalah: Denmark timur (210 km2); Denmark barat (490 km2).

Garis pantai Denmark adalah 7.314 km. Tidak ada tempat di Denmark yang jaraknya ke pantai lebih dari 52 km. Luas Denmark tidak bisa dihitung karena seringnya erosi laut dan penambahan material pantai dan karena proyek reklamasi tanah oleh manusia untuk mengurangi erosi. Di pantai selatan Jutlandia, pasangnya adalah antara 1 dan 2 m, dan garis pasang bergerak keluar dan masuk sepanjang 10 km.

Secara [fitogeografi|fitogeografis], Denmark (termasuk Tanah Hijau dan Kepulauan Faroe) termasuk Kingdom Boreal dan berbagi dengan Artik, Eropa Atlantik, dan provinsi-provinsi Eropa Tengah di wilayah Circumboreal. Berdasar WWF, wilayah Denmark bisa dibagi dua ekoregional: hutan campuran Atlantik dan hutan campuran Baltik. Kepulauan Faroe meliputi padang rumput boreal Kepulauan Faroe, sementara Tanah Hijau memiliki ekoregional tundra artik tinggi Kalaallit Nunaat dan tundra artik rendah Kalaallit Nunaat.

[sunting]Iklim

Iklimnya sedang. Musim salju tidak terlalu dingin dengan suhu rata-rata di bulan Januari dan Februari 0 °C dan musim panas yang dingin dengan suhu rata-rata di bulan Agustus 15.7 °C[22]. Rata-rata Denmark memiliki 121 hari berpresipitasi per tahun, rata-rata menerima 712 mm per tahun, musim gugur adalah musim paling basah dan musim semi adalah musim paling kering.

Karena Denmark ada di belahan utara, panjangnya siang dan malam bervariasi. Pada musim dingin matahari terbit pukul 09.00 dan terbenam pukul 16.00, sedangkan pada musim panas matahari terbit pukul 02.15 dan terbenam pukul 22.00. Hari terpendek diperingati sekitar Natal (bahasa Denmark: jul) biasanya malam Natal. Kata jól (kata benda jamak) menunjukkan bahwa masyarakat pra-Kristen merayakan hari terpendek dengan banyak perayaan. Upaya gereja Katolik untuk mengganti namanya menjadi kristmesse tidak berhasil. Perayaan hari terpanjang adalah sankthansaften (senja Santo Yohanes).

[sunting]Bahasa

Bahasa Denmark

Babarosa operation

Ini adalah halaman drafTerkini (belum ditinjau)
Operasi Barbarossa
Bagian dari Blok Timur Perang Dunia II
Rencana Jerman
Tanggal 22 Juni 1941 – 5 Desember 1941
Lokasi PolandiaBelarusiaUkrainaMoldova,LithuaniaLatviaEstoniaRussia Barat
Hasil Axis menaklukkan wilayah Uni Soviet dan menimbulkan kerugian besar pada Tentara Merah, tapi gagal dalam seluruh tujuan strategis mengalahkan USSR pada kampanyeBlitzkrieg
Pihak yang terlibat
Bendera Jerman Jerman
Bendera Rumania Rumania
Bendera Finlandia Finlandia
Bendera Italia Italia
Bendera Hongaria Hongaria
Bendera Slowakia Slovakia
Bendera Kroasia Kroasia
Flag of the Soviet Union Uni Soviet
Komandan
Bendera Jerman Adolf Hitler
Bendera Jerman Franz Halder
Bendera Jerman Wilhelm Ritter von Leeb
Bendera Jerman Fedor von Bock
Bendera Jerman Gerd von Rundstedt
Bendera Rumania Ion Antonescu
Bendera Finlandia Carl Gustaf Emil Mannerheim
Flag of the Soviet Union Joseph Stalin
Flag of the Soviet Union Georgiy Zhukov
Flag of the Soviet Union Aleksandr Vasilyevskiy
Flag of the Soviet Union Semeon Budyonny
Flag of the Soviet Union Kliment Voroshilov
Flag of the Soviet Union Semeon Timoshenko
Flag of the Soviet Union Markian Popov
Flag of the Soviet Union Fedor Kuznetsov
Flag of the Soviet Union Dmitry Pavlov
Flag of the Soviet Union Ivan Tyulenev
Kekuatan
~3.9 juta,
3,600 tank,
4,389 pesawat[1]
46,000 artileri
~3.2 juta (kemudian + 5 juta)
12-15,000 tank,
35-40,000 pesawat (11,357 siap tempur pada 22 Juni 1941)[2]
Jumlah korban
terbunuh: 250,000[3]
terluka: 500,000
hilang: 25,000
kerusakan: 2,093 pesawat
2,758 tank
terbunuh: 802,191 [4]
terluka: 3,000,000
tertangkap: 3,300,000[5][6]
kerusakan: 21,200 pesawat[7][8][9]
20,500 tank

Operasi Barbarossa (JermanUnternehmen Barbarossa) adalah sebutan invasi tentara Nazi Jerman di Uni Soviet pada Perang Dunia II. Invasi ini dimulai pada tanggal 22 Juni 1941.[10][11] Lebih dari 4,5 juta tentara dari kekuatan Axis Uni Soviet menyerbu sepanjang 2.900 km (1.800 mil). [12]Perencanaan untuk Operasi Barbarossa dimulai pada tanggal 18 Desember 1940; rahasia persiapan dan operasi militer itu sendiri berlangsung hampir satu tahun, dari musim semi tahun 1940 sampai musim dingin 1941.

Barbarossa adalah nama seorang Kaisar Jerman pada Abad Pertengahan.

Mula-mula pasukan Adolf Hitler menang dengan taktik Blitzkrieg nya, tetapi musim dingin tiba dan ini adalah sekutu terbaik Rusia. Pasukan Jerman mampu menghancurkan pasukan-pasukan Uni Soviet namun gagal memperhitungkan kemampuan Uni Soviet untuk secara terus-menerus memperbarui dan mempersenjatai pasaukan baru. Yakin bahwa Jepang tidak akan menyerang di Timur, Stalin juga menarik pasukan Uni Soviet dari Siberia untuk mempertahankan Moskwa dan melakukan serangan balik. Pasukan Jerman dapat menekan sampai beberapa kilometer dari Moskwa, namun serangan balik Uni Soviet di tengah musim dingin akhirnya berhasil mematahkan Operasi Barbarossa. Hitler mengharapkan pukulan cepat dan tidak mempersiapkan perang yang berkelanjutan di tengah musim dingin Rusia.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting]Tujuan

Tujuan operasional Barbarossa adalah penaklukan cepat Eropa bagian barat Uni Soviet dari jalur yang menghubungkan kota-kotaArkhangelsk dan Astrakhan, yang sering disebut jalur AA. Pada akhir bulan Januari 1942, Tentara Merah telah ditolak Wehrmacht , sebuah pukulan terkuat. Adolf Hitler tidak mencapai kemenangan yang diharapkan, tetapi situasi Uni Soviet tetap mengerikan. Taktis, Jerman telah memenangkan beberapa kemenangan gemilang dan menduduki beberapa wilayah ekonomi paling penting di negeri, terutama di Ukraina[13]Meskipun keberhasilan ini, Jerman didesak mundur dari Moskow dan tak pernah me-mount sebuah serangan secara simultan di sepanjang seluruh Soviet-Jerman strategis depan lagi. [14]

Operasi Barbarossa merupakan kegagalan Hitler dan menyebabkan tuntutan untuk melakukan operasi lebih lanjut di Uni Soviet, yang semuanya pada akhirnya gagal, seperti melanjutkan Pengepungan Leningrad, [15][16] Operasi Nordlicht, dan Pertempuran Stalingrad, pertempuran antara lain di wilayah yang diduduki Soviet . [17][18][19][20][21] Operasi Barbarossa masih merupakan operasi militer terbesar, dalam hal kekuatan pasukan dan korban, dalam sejarah manusia. [22] Kegagalan tersebut merupakan titik balik dalam keberuntungan Reich Ketiga. Paling penting, Operasi Barbarossa membuka Blok Timur, di mana pasukan lebih berkomitmen daripada di medan pertempuran dalam sejarah dunia. Operasi Barbarossa dan daerah-daerah yang jatuh di bawahnya menjadi tempat beberapa pertempuran terbesar, mematikan, kekejaman, korban tertinggi, dan kondisi yang paling mengerikan bagi Soviet dan Jerman – yang semuanya mempengaruhi Perang Dunia II dan sejarah abad ke-20.

[sunting]Jerman

[sunting]Teori Nazi tentang Uni Soviet

Pada awal 1925, Hitler membuat rencana akan menyerang Uni Soviet, dan menyatakan bahwa rakyat Jerman membutuhkan “ruang untuk hidup”, yaitu sumber daya alam dan bahwa ini harus dicari di timur. Kebijakan rasial Nazi Jerman ( ideology Nazi) menyatakan bahwa Uni Soviet dihuni oleh etnis Slavia dan dikuasai oleh paham Yahudi Bolshevisme.[23][24]Perjuanganku (catatan Hitler) menyatakan bahwa takdi Jerman adalah kembali ke “Timur” seperti pada “enam ratus tahun yang lalu ” dan “akhir dominasi Yahudi di Rusia juga akan menjadi akhir bagi Rusia sebagai suatu negara[25]. Setelah itu, Hitler berbicara tentang pertempuranyang tak terhindarkan melawan “cita-cita pan-Slav”, dimana kemenangan akan membawa kepada ” penguasaan dunia yang permanen “, walaupun ia mengatakan bahwa mereka akan “berjalan bersama Rusia, jika dapat membantu kami “.[26] Dengan demikian, kebijakan Nazi adalah untuk membunuh, mendeportasi atau memperbudak Rusia dan populasi Slavia lainnya dan terisi kembali dengan bangsa Jermanik.

[sunting]Nazi-Soviet 1939-1940

Soviet dan invasi Jerman, aneksasi, dan lingkungan yang berpengaruh di Eropa Tengah dan Timur 1939-1940

Pakta Molotov-Ribbentrop telah ditandatangani lama sebelum Invasi Polandia Jerman dan Soviet pada tahun 1939. Sebuah pakta non-agresi tetapi protokol rahasia diuraikan bahwa kesepakatan antara Reich Ketiga dan Uni Soviet tentang pembagian perbatasan negara [27] Pakta ini mengejutkan dunia[28] karena pihak ‘saling permusuhan dan menentang Ideologi mereka. Sebagai hasil dari perjanjian itu, Nazi Jerman dan Uni Soviet memiliki hubungan diplomatik cukup kuat dan hubungan ekonomi yang penting. Memasukkan negara-negara Jerman-Soviet dalam Perjanjian Komersial (1940) (pakta perdagangan tahun 1940)), di mana militer Jerman Soviet menerima dan peralatan industri sebagai ganti bahan baku, seperti minyak, untuk membantu Jerman menghindari blokade Inggris. [29]

Tapi kedua belah pihak sangat curiga terhadap satu sama lain. Setelah Jerman memasuki Pakta Tripartit dengan Jepang dan Italia, mulai perundingan tentang potensi Soviet masuk ke dalam pakta. [30][31] Setelah dua hari perundingan ,12-14 November, di Berlin, Jerman, diusulkan untuk Soviet masuk Axis. Uni Soviet menawarkan perjanjian tandingan pada tanggal 25 November 1940, dan Jerman tidak menjawabnya. [32][33] Ketika kedua belah pihak mulai berbenturan di Eropa Timur, timbul konflik dalam membahas beberapa isu terbuka, Januari 1941, walaupun mereka menandatangani perjanjian perbatasan dan persetujuan komersial.

[sunting]Rencana invasi Jerman

Reputasi Stalin dalam kontribusi kepada Nazi tentang pembenaran serangan mereka dan pertempuran mereka sukses. Pada akhir 1930-an, Stalin telah membunuh atau memenjarakan jutaan warga selama Great Purge, termasuk perwira militer yang kompeten dan berpengalaman, meninggalkan Tentara Merah menjadi lemah dan kehilangan pemimpin. Nazi sering menekan Soviet secara brutal saat menargetkan propaganda terhadap Slavia. Propaganda Jerman mengklaim [Tentara Merah sedang bersiap-siap untuk menyerang mereka, dan invasi mereka sendiri sebagai pra-efek perang.

Di musim panas 1940, saat Jerman krisis bahan baku dan potensi benturan dengan Uni Soviet atas wilayah di Balkan muncul, invasi Uni Soviet tampak solusi satu-satunya. [34] Meskipun tidak ada rencana lagi, pada bulan Juni, Hitler mengatakan kepada salah seorang jendral bahwa kemenangan di Eropa Barat “akhirnya membebaskan diri untuk mendapat tugas penting: melawan Bolshevisme”, [35]walaupun Hilter mengatakan bahwa pendudukan Rusia Barat akan menciptakan “lebih mengeluarkan daripada mendapat bantuan untuk situasi ekonomi Jerman.” [36] Hitler mengantisipasi manfaat tambahan:

  • Ketika Uni Soviet dikalahkan, maka kekurangan buruh dalam industri Jerman bisa dibantu oleh demobilisasi tentara.
  • Ukraina akan menjadi sumber pertanian.
  • Setelah Uni Soviet sebagai sumber pekerja, dapat meningkatkan posisi geostrategis Jerman.
  • Kekalahan dari Uni Soviet akan semakin mengisolasi Sekutu, terutama Inggris.
  • Perekonomian Jerman membutuhkan lebih banyak minyak dan mengendalikan tambang minyak akan tercapai; seperti perkataan Albert Speer, Menteri Jerman Produksi Peralatan Perang dan Perang, dalam wawancara, “kebutuhan minyak jelas motif utama” dalam keputusan untuk menyerbu [37]

Weisung Nr. 21: Operasi Barbarossa

Pada tanggal 5 Desember, Hitler menerima rencana militer untuk invasi, dan disetujui, dengan mulai dijadwalkan pada Mei 1941. [38] Pada tanggal 18 Desember 1940, Hitler menandatangani Directive Perang Nomor 21 kepada Komando Tinggi Jerman untuk operasi dengan nama sandi “Operasi Barbarossa” yang menyatakan : “Wehrmacht Jerman harus siap untuk menghancurkan Rusia dalam kampanye yang cepat.”[39] Operasi ini diberi nama Kaisar Frederick Barbarossa dari Kekaisaran Romawi Suci, seorang pemimpin dari Perang Salib Ketiga pada abad ke-12. Invasi ditetapkan mulai 15 Mei 1941. Pada bulan Desember, Stanlin mengingatkan para jenderal Uni Soviet tentang perhatian Hitler bahwa mereka harus selalu siap untuk menahan serangan Jerman, dan Hitler berpikir bahwa Tentara Merah akan memerlukan empat tahun untuk persiapan diri. Oleh karena itu, “kita harus siap lebih awal” dan “kami akan mencoba untuk menunda perang selama dua tahun lagi.” [40]

Pada musim gugur 1940, pejabat tinggi Jerman merancang sebuah memorandum mengenai bahaya invasi Soviet. Mereka mengatakanUkrainaBelarussia dan Baltik Serikat akan berakhir sebagai beban ekonomi saja bagi Jerman. [41] Pejabat Jerman lainnya berpendapat bahwa Soviet dalam bentuk birokrasi tidak berbahaya, pendudukan tidak akan menghasilkan keuntungan bagi Jerman.

Hitler mengabaikan penentang ekonomi Jerman, meskipun Jenderal Georg Thomas telah menyiapkan laporan konsekuensi negatif ekonomi dari invasi Soviet [42]

Rudolf Hess dan kawan-kawan diHeinrich Himmler “Pembangunan dan Perencanaan di Timur” Eksebisi Maret 1941

Di mulai pada bulan Maret 1941, Cetak biru Goering menyatakan usulan secara rinci tentang ekonomi Uni Soviet setelah invasi. Seluruh penduduk Kota dibuat kelaparan sampai mati, sehingga menciptakan sebuah surplus pertanian untuk memberi makan Jerman dan memungkinkan penggantian penduduk kota dengan orang kaya Jerman. Selama Percobaan Nuremberg pada tahun 1946, Sir Hartley Shawcross mengatakan bahwa pada Maret 1941 divisi administratif sebelumnya dibuat di Timur Rusia, telah direncanakan:

  • Ural (Ural pusat dan selatan serta wilayah terdekat, direncanakan reorganisasi wilayah dari timur Eropa Rusia)
  • Siberia Barat ( Siberia barat dan Novosibirsk)
  • Nordland (daerah Soviet Arktik: Rusia pantai utara Eropa dan barat laut Siberia pantai utara))

Di musim panas 1941, Jerman Nazi-ideologis Alfred Rosenberg menyarankan bahwa menaklukkan wilayah Uni Soviet harus diberikan berikut kantor pemerintahannya’:

Kebijakan Nazi bertujuan untuk menghancurkan Uni Soviet sebagai entitas politik sesuai dengan geopolitik untuk kepentingan masa depan generasi “ Arya “.

Operasi Barbarossa adalah untuk menggabungkan serangan ke arah utara Leningrad, sebuah simbolis merebut Moskow, dan strategi ekonomi merebut ladang minyak di selatan di luar Ukraina. Hitler dan para jendralnya yang tidak setuju pada aspek-aspek ini harus memperoleh prioritas dan Jerman harus memfokuskan energi; menentukan prioritas diperlukan kompromi. Hitler menganggap dirinya politikus dan militer jenius. Ketika merencanakan Barbarossa selama tahun 1940 dan 1941, dalam banyak diskusi dengan para jenderalnya, Hitler mengulangi perintah: “Leningrad pertama, kedua Basin Donetsk, Moskow ketiga.” [43][44] Hitler tidak sabar untuk melanjutkan invasi ke timur. Ia yakin Inggris akan menuntut perdamaian, setelah Jerman menang di Uni Soviet. Jenderal Franz Halder mencatat dalam buku hariannya itu, bahwa dengan menghancurkan Uni Soviet, Jerman akan menghancurkan harapan kemenangan Inggris.

Hitler terlalu percaya diri dari keberhasilan yang pesat di Eropa Barat dan kebodohan Tentara Merah dalam Perang Musim Dingin melawan Finlandia pada 1939-40. Dia mengharapkan kemenangan dalam waktu beberapa bulan, namun tidak mempersiapkan diri untuk sebuah perang yang berlangsung dalam musim dingin. [45]

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.